Tipikal Oknum Polisi di Indonesia, terlalu memalukan dan kerdil

Suatu hari motor dipakai adik saya…
Dia terkena razia, lupa bawa sim dan stnk, lalu ditilang tentunya…
Saya setuju dengan razia, sebab bisa meminimalisir hal yang buruk, umumpanya ada narkoba, sajam dll…

Setelah beberapa, bayar denda di pengadilan, hari akhirnya motor bisa keluar…
tapi sungguh memalukan…
Aki / Accu / Batterai motor mio sudah ditukar.
Gantungan Kunci Leatherman Squirt PS4 telah dilepas dan ga tau kemana…padahal gantungan kuci itu di pada lingkaran bulatnya disolder, besi lingkaran kunci ke lingkaran Leatherman…kuat khan…
Kalo buat bergantungan badan juga rasa-rasanya ga putus.

Apakah hal-hal seperti ini yang diharapkan oleh oknum Polisi dalam merazia ?
Apakah serendah ini harga diri seorang pejabat negara hanya untuk mendapatkan aki dan leatherman ?
Saya jadi bingung tujuannya pertama kali ingin menjadi polisi jika ada oknum yang berbuat seperti ini, apakah jangan sampai kelaparan > atau menjadi mudah mendapatkan hal-hal seperti ini ?

Untunglah adik (perempuan) saya tidak jadi menikah dengan polisi…saya takut dia mendapatkan jodoh dengan tipikal oknum seperti ini…

Wassalam

Iklan