Saya bingung dengan perasaan orang islam yang shalat di mesjid tapi menginjaki tempat shalat dengan sepatunya.
Jika dia bukan orang islam mungkin dia tidak tahu…tapi kalo orang islam?

Pada suatu hari saya shalat jum’at dan ciri lokasi favorit saya pada suatu tempat umumnya pada bagian belakang, atau bagian belakang dan sudut, baik di restoran, dimesjid dll.
Jadi jika waktu sholat jum’at di mesjid…saya selalu memilih berada dibelakang…
Kebetulan waktu itu saya sholat di mesjid muhammadiyah bukit kecil palembang.
Waktu setelah sholat tentulah banyak orang yang melewati pintu belakang…namun anehnya masih didalam mesjid ada seorang yang cukup perlente terburu-buru mendahului saya pada waktu mau keluar mesjid…
Bagi saya biasa saja mendahului…tentu ini tidak menjadi persoalan bagi saya…
Namun setelah saya lihat kebawah, orang tersebut sudah mengenakan sandal di karpet/ambal mesjid…
Dan banyak memang pada bagian belakang yang peruntukannya untuk sholat dimana dipasangi karpet tapi jadi tempat parkir sandal dan sepatu…

Saya bingung dengan perlakuan orang-orang yang meletakkan sandal sepatunya di tempat sholat…
Jelas sandal dan sepatu kita gunakan sehari-hari karena takut kaki menjadi kotor (setidaknya) tapi itu diletakkan di tempat sholat?
Jika takut kehilangan kenapa tidak ganti sandal yang murah saja?
Jika takut hilang kenapa tidak menitipkan dipenitipan sandal yang berbayar (cuma Rp1000)?
Jika saja masih takut kehilangan kenapa masih sholat di mesjid?
Jika memahami esensi sholat dan islam yang sebenarnya kenapa mengotori tempat sholat?
Kebanyakan sandal sepatu yang diparkir di tempat sholat itu tergolong mahal (tentu bagi pemiliknya) bahkan tipikal orangnya (umumnya) orang kantoran, berpakaian rapi, perlente (umumnya).
Mereka tidak sadar, jika seandainya ada najis, dan posisinya mengenai orang lagi sholat yang tidak tahu itu kotor/najis, siapa yang menanggung dosanya?
Gara-gara bela-belain takut hilang yang sebetulnya menurut saya lebai (berapa banyak pesentase kehilangan sandal/sepatu di mesjid) malah menambah dosa.

Jadi menurut saya, aneh bin ajaib…orang-orang yang sudah bela-belain stop kerja dan melaksanakan kewajiban sholat jumat, tapi tidak terpikir hal seperti ini yang justru menambah-nambahi dosa….
Ataukah ini tipikal orang yang mau menang sendiri? mau seenaknya saja tanpa memikirkan orang lain?

Nah sebaiknya kita berpikir ulang mengenai sholat dan islam…yang sederhananya saja…tidak usah yang rumit-rumit…
Apa jenis sholat yang kita lakukan, seperti jumat hukumnya wajib.
Apa yang dilakukan sebelum sholat? Tentunya berwudhu.
Apa guna berwudhu?
Yang simple-simple ini saja….
Jika kita memang peduli dan kita pikirkan dengan yang sederhana ini saja…tentulah kita tidak akan meletakkan sandal dan sepatu ditempat shalat.

Wassallaam

Joel

Iklan