3 Tiga langkah penting untuk memilih batu perhiasan Ruby Safir Zamrud dan Berlian, mudah-mudahan 3 tips dibawah ini ,membuat kita tidak mudah tertipu:

1: Jangan mau diajak main petak umpet oleh pedagang nakal bahkan tricky (licik).

2: Pahami mengenai Batu masakan, mana yang masih mahal, mana yang murah.

3: Jangan dibutakan oleh kata SERTIFIKAT atau ALAMI, pahami lebih jauh jika tidak ingin rugi jutaan.

—————

4: Apakah orang gila yang mencetuskan batu Mulia dan Semi Mulia?

5: Jaminan 47 hari dari kami secara tertulis kembali uang 200 persen, bukan sekedar ucapan.

——————————–

Gemstone atau batu perhiasan

Adalah batu atau mineral dari alam yang dipotong, diasah, dan dijadikan perhiasan, walaupun ada 1 atau 2 tipe nama batu perhiasan yang bisa dibuat atau benar-benar sintetis.

Jika ada teman bertanya atau menawarkan cincin atau batu-batuan, saya sebetulnya bukan tidak berminat ke batu-batuan perhiasan untuk cincin…saya berminat dan tertarik dengan batuan perhiasan bahkan yang belum jadi sekalipun, melihat batuan yang belum jadi sering membuat kita menerawang jauh atau berfantasy bagaiman batuan tersebut tercipta berjuta bahkan bermilyar tahun yang lalu.

Namun yang membuat saya tidak tertarik pada batu perhiasan lokal adalah potongan cincin dan batu disini sungguh sejuta umat…semuanya sama bentuknya bulat atau oval polos, wkwkwkw…

Ada beberapa batu yang saya koleksi, namum belum diikatkan ke cincin…
Karena terus terang baik batu atau cincin buatan sini sangat rendah kualitas pembuatannya…
Dipikir-pikir…gawat juga yaa bila nanti memasuki AFTA 2015 ini, kualitas asahan dan juga kualitas cincin masih kalah jauh menurut saya dibanding Thailand dan India…
Saya kuatirnya yang begini, pada level mengasah batu saja nantinya banyak orang-orang dari luar negeri yang bekerja sebagai pengasah batu, dimana mereka mencari batu di indonesia, diasah di indonesia, lalu dijual diluar negeri, mereka akan lebih kaya daripada pengrajin lokal pastinya.
Karena satu hal saja, mereka mampu mengasahnya dan mentreatment batu tersebut dengan cara yang tepat.
Padahal saya yakin keahlian ini bukan datang sekejap, tapi pasti dalam kurun waktu tahunan.

Mengenai Referensi tools untuk proses-proses finishing batu-batuan dan tambahan bacaan bisa dibaca disini.

Inilah awal yang membuat saya lebih tertarik mengenai perhiasan dan batu-batuan, ternyata diluar negeri perhiasan dan batu-batuan sangat Indah bentuknya namun harganya murah!

Berawal dari sekitar 12 tahun lalu, saya pernah mempunyai langganan, seseorang dari ceko atau czech (pecahan ceko dan slovakia).
Dia sering membeli spareparts elektronik dengan saya…dan suatu hari pembeliannya menurun atau tidak banyak lagi…
Lalu saya bertanya kepada dia mengenai ini…
Dia menjawab, bisnisnya di ceko sedang menurun…
Lalu saya bertanya lagi…jadi sekarang bisnis apa?
Dia menjawab, bisnis kerajinan perak, baik cincin, kalung dll…dia membeli perak dari Jerman lalu dibawa ke ceko…
Dia menawarkan kepada saya jika saya bisa mensuplainya 3 s/d 5 kilogram /bulan dalam bentuk perhiasan asal bersaing dalam mutu atau setidaknya sama dan harga, tentu dia akan membeli melalui saya…karena dia tidak perlu lagi pergi ke jerman untuk membeli perhiasan perak…

Segera saya ucapkan SETUJU! Soalnya 3-5KG/bulan 🙂
Naah ini dia…bukankan Indonesia negara yang juga kaya akan hasil peraknya…
Maka pergilah saya kepasar lokal, ke toko perhiasan perak…saya borong secukupnya mulai dari cincin, kalung, anting, cincin yang ada batunya dll sebagai sample untuk dikirim ke ceko…
Setelah itu saya kirim, dan setelah sampai di ceko sungguh diluar dugaan…
Kira-kira jawabnya…brooo ini barang ga mutu banged…kelasnya kelas kayak orang baru belajar bikin perhiasan…
Wadduuh…pantes saja…saya aja ga naksir dari jaman dulu pake cincin buatan sini…ga ada menariknya sedikitpun…

Saya tidak putus asa…
Ok bro..saya cari lagi yang lebih bagus…
Lalu ke segera saya berangkat ke jogja…dimana menurut berita disana tempatnya kerajinan perak terbesar di Indonesia…
Seperti pertama kali tadi…lalu saya borong secukupnya perhiasan-perhiasan dari jogja / yogyakarta…
Setelah sampai di palembang…dengan semangat segera saya kirimkan lagi ke ceko…
Ternyata jawabanya sama…perhiasan-perhiasan tersebut tidak bisa diterima karena kualitasnya masih jauh banged…
Lalu dia mengirimkan kepada saya perhiasan perak dari ceko kepada saya..
Dan memang ternyata perhiasan peraknya sangat bagus kualitasnya….bener-bener halus finishingnya…dan modelnya tidak monoton serta bernilai seni yang tinggi menurut saya walaupun hanya dari perak…

Lalu mengenai batu perhiasa atau gemstone…

Seperti yang saya sebutkan diatas tadi…saya ada beberapa batu yang saya koleksi…
Tapi hanya batunya saja…bukan sudah diikat ke cincin…dan semua batu tersebut sudah jadi atau diasah yang saya beli dari luar negeri…
Karena saya pernah menemani seorang teman mengikat batu di pasar lokal (Ps Cinde Palembang) dengan swasa (emas campuran), hasinya sangat biasa-biasa saja kwalitasnya dari finishingnya dan modelnya…tidak eye catching…

Batu itu pertama kali dihargai karena kekerasannya.

Sederhana sebetulnya standard harga dari batu-batuan ini, terlebih bagi orang luar negeri…menghargai batu itu pertama kali berdasarkan nilai kekerasannya dahulu karena disitulah letak kemuliannya (Batu Berlian mempunyai nilai kekerasan tertinggi)…

Kenapa Berlian paling mahal diantara batu perhiasan lain?
Karena kekerasannya paling keras diantara batuan lain.

Terbentuknya harga berawal dari kekerasan barulah kemudian  ke pengolahan atau pemrosesan hasil akhir yang sering kita kenal dengan 4C.

  • Carat atau berat.
  • Clarity atau kejernihan.
  • Cut  atau Potongannya.
  • Color (warna).

Selain itu ada yang membuat justru harga menjadi Rendah, yaitu mengenai proses atau treatment tambahan, seperti dipanaskan atau tidak, filling, coating, bahkan menghilangkan retak di dalam batu, dll…inilah yang membuat batu menjadi sangat murah.

Nah mengenai treatment tambahan ini, umumnya hanya ahli-ahli batu terlatih atau yang terbiasa bisa membedakannya batu-batu tersebut (termasuk berlian) apakah ada treatment tambahan atau tidak, jadi batu yang di treatment bukanlah batu palsu atau buatan.

Contoh Batu Tanzanite yang di treatment.

Batu Tanzanite yang di treatment agar lebih bagus.
Batu Tanzanite yang di treatment agar lebih bagus.

Tentu batu-batu yang di proses TANPA treatment tambahan tentu lebih baik dan mahal…misalnya Berlian atau Ruby yang sudah SANGAT JERNIH dari asalnya tanpa treatment tambahan, contoh Ruby dibawah ini ada yang mahal dan ada yang murah, bahkan perbedaan harganya sangat mencolok. Kenapa harganya sangat mencolok?

Sebelah atas murah, dan sebelah bawah mahal.
Sebelah atas murah, dan sebelah bawah mahal.

Ruby bagian atas yang 0.22 carat, 3.5mm yang harganya 400an ribu,  treatmentnya dipanasi.
Jika 100pcs atau 22 carat saja baru 40 jutaan rupiah.

Ruby bagian bawah yang 4 carat, yang harganya sekitar 3 milyar, karena tanpa ada treatment sama sekali.

*1 carat = 0.2 grams

Kenapa jika “dijelaskan” tanpa treatment sama sekali menjadi lebih mahal?

Maksudnya, apakah kita akan percaya jika orang yang menjelaskan tanpa treatment.
Tentu kita akan ragu jika ada yang menjual Ruby, yang bilang tanpa treatment dan berharga mahal…
Sedangkan kita hanya penyuka batu-batu perhiasan, bukan ahli batu.

Batu perhiasan, jika sudah bicara mahal, hendaknya bersertifikat, tentu yang menerbitkan sertifikat tersebut lebih baik lagi dari badan yang sudah terkenal di dunia, seperti GIA.
Jika orang yang menjual batu perhiasan yang dilengkapi sertifikat GIA, nanti ada nomor khusus, nah nomor ini bisa kita periksa secara online. Jika valid lalu akan keluar berbagai informasi mengenai batu tersebut sesuai dengan dijelaskan di sertifikat tadi.

Dibawah ini contoh Batu Tanzanite Grade AAA bersertifikat GIA.

Batu Tanzanite bersertifikat GIA
Batu Tanzanite bersertifikat GIA

Jika anda ingin membeli batu bersertifikat GIA dan ingin memeriksa sertifikatnya asli atau palsu, dapt langsung secara online memeriksanya DISINI

Nah selanjutnya, juga ada batu-batu asli seperti akik, zamrud, bahkan ruby dll yang berasal dari Indonesia.
Tetapi (maaf) potongannya dari saya kecil sampe saat ini potongannya itu itu saja…polos monoton.
Dengan kata lain tukang asah di indonesia yang menjual batunya dengan harga normal atau murah, mahal tetapi potongannya cuma mampu pada batas bentuk bulat atau oval datar saja.
Beda diluarnegeri, batu yang berharga murah, mahal, semua potongannya sudah sangat bagus dan berkelas.

Nah ini yang membuat kita menjadi keliru sepanjang masa…karena kebiasaan kita melihat bentuk dan harga batu-batu ASLI asal indonesia dengan potongan sederhana dan tidak jago dalam mengasah juga tidak menguasai berbagai macam tipe treatment, sedangkan batu tersebut relatif murah dipasaran.
Lalu berbanding dengan melihat batu-batu dari luar negeri bahkan batu Safir dan Ruby, dimana potongannya atau asahannya yang dilakukan secara manual dengan sangat indah, upah pekerja trampil mengasah yang tidak istimewa, jago men-treatment batu, hasilnya Harga Murah kualitas asahan istimewa!

Orang indonesia yang belum pernah melihat, memiliki, memeriksa batu harga murah kualitas istimewa dari luar-negeri akan langsung men-skakmat bahwa itu batu IMITASI!

Karena keindahan asahan, kejernihan batu yang ditreatment dan saya sebutkan murah tadi…dibandingkan dengan kebiasaan melihat yang indah itu hanya pada CZ yang imitasi, ini yang membuat kita begitu mudah menyebutkan Imitasi pada setiap batu-batu yang indah namun murah harganya dari luar negeri.

Toko-toko diluar negeri selama saya beli, belum pernah saya membeli batu ruby atau safir ternyata setelah diperiksa kekerasannya hanya pada skala KACA!
Seperti saya sebutkan sebelumnya jika disebutkan pada toko tersebut safir sampai disini diperiksa ya safir, dst.

Pendidikan jenis batu-batuan dan penamannya.

Banyaknya nama atau kosa kata batu-batuan di Indonesia sungguh membingungkan saya…mungkin ada ratusan nama batu-batuan bergantung daerahnya…

Untuk melihat jenis-jenis batuan, bentuknya sebelum dan sesudah diasah, nama ordonya bahkan kandungan dasarnya dapat anda baca lebih detil disini

GIA GEMS Explorer
GIA GEMS Explorer

Saya pernah beberapa kali bertukar pikiran dengan teman-teman selaku yang hobi memakai cincin yang berhiaskan batu…dan setiap bicara mengenai nama batu-batuan tersebut acap kali terjadi perbedaan pendapat yang sama-sama kurang tepat atau berdasar dan akhirnya cenderung debat kusir…

Karena waktu membeli berdasarkan pemberitahuan dari toko atau pemilik sebelumnya…

Sedangkan cuplikan percakapan umum pemakai batu cincin salah satunya:
Batu saya Zamrud (emerald)…batu ini masakan/buatan…batu ini giok (jade), batu ini safir (sapphire), batu warna merah ini batu Ruby, oh batu ente ini hanya imitasi alias palsu…dll dll…hehehe ga ada yang jelas…

Jika ditanya apa patokan anda sebutkan ini sebagai safir? atau sebagai ruby?
Apakah ada sertifikatnya? apakah ada alat yang menunjukkan ini adalah giok?

Mereka hanya bilang karena toko asalnya menyebutkan ini Safir dan tentunya saya beli dengan HARGA MAHAL.
99% pemakai cincin mengetahui jenisnya berdasarkan pemilik sebelumnya atau toko pada waktu membeli cincin tersebut…
Maka dari itu, daripada berdebat kusir, harusnya pemilik batu yang mahal memiliki sertifikat mengenai batunya…misalnya yang dikeluarkan oleh GIA yang dapat di cek online…
Atau setidaknya mempunyai alat ukur…atau biarlah alat ukur yang bicara terlebih dahulu…setidaknya alat ukur itu bisa menunjukkan nilai kesetaraan kekerasan batu tersebut….
Mengenai treatment atau pemrosesan jika ada…ini masalah nomer dua…setidaknya kita sudah mengetahui dahulu nilai kekerasan batu yang kita punya, ruby kah? Zamrud kah? Safir kah? Berlian kah?

Parahnya toko-toko disini tidak mempunyai alat ukur yang jelas, padahal alat ukur tersebut untuk kelas pebisnis tidaklah mahal, dan tentu berguna untuk meyakinkan calon pembeli selain sebagai parameter juga bagi penjual.

Lihat video alat ukur murah dan mahal disini

Banyak batu-batuan yang diklaim sebagai merah delima atau ruby sewaktu saya ukur kekerasannya hanya pada kelas batuan Iolite atau emeral (zamrud) bahkan kekerasan pada area CZ (cubic zirconia) atau keras sedikit dari kaca biasa..

Contoh batu satam atau batu meteor yang banyak dijual dipasaran, sewaktu saya ukur hanya pada kekerasan kaca atau paling tinggi Iolite atau zamrud…wajar batu ini diluar-negeri tidak banyak diminati orang karena nilai kekerasannya sangat rendah dan tentunya warnanya kurang menarik (hitam)…

Murah belum tentu imitasi, contoh saya pernah jalan-jalan dibogor..lupa waktu itu dimana tepatnya (tempat wisata).
Istri saya membeli semacam gelang, kalung dengan manik-manik untuk anak saya…harganya kalau tidak salah gelang dan kalung dengan manik-manik tersebut hanya 125rb semuanya…
Sewaktu saya ukur dengan alat test batuan, batu/manik-maniknya sekelas Jade/Giok yang lebih keras dari kelas batuan Emerald atau Zamrud…

Jadi kesimpulannya, batu-batuan perhiasan di Indonesia bukan tidak ada yang sekeras ruby atau safir.
Tetapi karena kemampuan pengolahan batu tersebut umumnya belum bisa dicapai oleh pengrajin lokal, dimana yang diolah hanya sekelas Batu AKIK dimana kekerasannya rendah , artinya mengasahnya lebih mudah daripada Ruby dan Safir yang lebih keras, dan juga pencapaian kualitas potongan atau cutting seperti potongan batu-batu ruby safir (batu yang keras) yang masih jauh untuk setara dengan asahan yang presisi yang dibuat pengrajin diluar negeri, maka bisnis batu-batuan jadi ini sulit untuk go international, seperti pengrajin di India atau thailand yang mampu menjual hasilnya ke berbagai negara.
Contoh table kekerasan seperti gambar dibawah ini…

Moissanite

Level kekerasan batu pada alat ukur batu perhiasan.
Level kekerasan batu pada alat ukur batu perhiasan.

Contoh Video dibawah ini menunjukkan walaupun kecil, kumel, dekil, ini adalah BERLIAN.

Contoh video dibawah ini batu-batuan yang belum jadi dan pada pengetesan kekerasannya pada skala TOPAZ setidaknya.

Contoh pengetesan standard kekerasan pada CZ (Fake diamond), Ruby, Alexandrite, Safir, kecubung.

Apa maksud Batu masakan

https://zulkarnain.wordpress.com/2014/10/18/apakah-batu-permata-intan-berlian-saya-dimasak-pake-bumbu/

Ada keras ada harga
https://zulkarnain.wordpress.com/2014/10/07/batu-perhiasan-dan-permata-ada-keras-ada-harga/

Batu cincin Nabi Adam

Daftar Treatment
http://3batu.com/definisi-enhancement-atau-treatement-pada-batu-permata/

Asli atau Palsu
http://3batu.com/asli-atau-palsu/

Salam

Joel

Iklan