Tahun-tahun belakangan saya banyak otak-atik mengenai solar cell, baik sistem off-grid dimana sistem ini setidaknya memerlukan Solar cell dan Charge controller dan Baterai dan Inverter (jika memerlukan output 220VAC)  atau dengan kata lain sistemnya independen…

Dan mulai tahun 2013 saya tertarik dengan sistem yang banyak dipakai di Eropa dan USA (perkotaan) yaitu sistem Grid-Tie (terkoneksi dengan pln), umumnya peralatan yang dibutuhkan lebih sederhana, efesiensi yang tinggi, dan tentunya jauh lebih murah daripada sistem off-grid…
Grid-Tie hanya memerlukan Solar cell dan Grid Tie Inverter, jadi cuma 2 komponen utama.

Masalah keganasan meteran PLN nanti saya ceritakan, tapi pahami dulu perbandingan off-grid dan grid-tie dan betapa meruginya rakyat karena manipulasi sistem meteran PLN yang dilakukan oleh oknum PLN ini, dan kenapa saya memutuskan memakai sistem grid-tie.

Video penjelasan Grid Tie dan Meteran Gila dibawah ini

Sistem off-grid:
Paling mendasar mengenai sistem ini adalah tidak terkoneksi dengan listrik pln, atau sistem yg berdiri sendiri.
Dari solar cell yang menghasilkan energi listrik, lalu diolah dahulu pada solar charge controller lalu disalurkan ke baterai sebagai waduk energi, dan terlebih lagi baterai butuh perawatan yang cukup intensif, butuh diganti atau setidaknya daya baterai akan berkurang setelah 1-2 tahun, harga baterai yang sangat mahal.
Contoh Kerugian lain: Saya punya solar cell dengan output max 220VAC dan kapasitas baterai dan inverter 1000Watt, dan saat itu baru 50 persen terisi dayanya pada baterai, jika saya menghidupkan peralatan yang membutuhkan daya 1000W maka hanya dapat dihidupkan sekitar 30 menit.
Jika baru ¼ daya yang tersimpan ke baterai tentunya peralatan yang 1000W tersebut hanya mampu dihidupkan selama 15 menit.
Inilah salah satu kelemahan off-grid, 1 terpisah (tidak bisa bergabung dengan daya PLN), sehingga daya yang tersedia pada baterai yang 15 menit untuk peralatan 1000W tadi hanya bisa dipakai 15 menit, setelah itu kita harus stop dan mengisi lagi melalui solar cell dan solar charge controller. Ingin tetap menghidupkan alatnya yaa cabut listrik dari solar cell, dan hubungkan dengan listrik PLN.

Sistem Grid-Tie.(Grid Tie Inverter atau GTI):
Ini adalah system yg terkoneksi dengan listrik PLN, saling bekerjasama, sinkronisasi daya dan frequency, dan power dari solarcell sebagai prioritas.
Tidak butuh baterai, sehingga hanya diperlukan Solar cell dan grid tie inverter (GTI), artinya hanya ada 2 komponen utama.
Input dari GTI ke solar cell dan output GTI langsung tertancap ke Jala-jala listrik (PLN) dan bekerjasama saling mengisi power yang dibutuhkan dirumah kita, dan posisi output GTI secara otomatis menjadi prioritas.
Contoh skenario:
Meteran PLN 1300W, siang hari waktu GTI menghasilkan 1300W dan peralatan dirumah hanya butuh 100W, maka meteran PLN akan mundur karena ada kelebihan daya dari GTI dan daya tersebut disumbangkan keluar rumah dan dihitung oleh meteran PLN atau meteran PLN nya mundur sesuai KWH yang lagi disumbangkan keluar.
Berapapun yang dihasilkan oleh GTI pada hari terang jika tidak dipakai atau dipakai sedikit atau dipakai 1300W dirumah maka akan berefek pada meteran PLN.

Contoh lain, GTI menghasilkan 1300W dan dirumah tidak ada pemakaian maka meteran akan mundur 1300W (1.3kwh) jika GTI menghasilkan 10jam sebanyak 1300W maka akan menghasilkan 13KWH, artinya meteran PLN akan mundur 13KWH.
Lalu pada waktu malam dirumah mulai dipakai 1300W selama 10jam maka meteran PLN akan maju lagi sebanyak 13KWH (Impas).

Atau berapapun sistem GTI lagi menghasilkan saat itu, anggaplah hanya 100W maka akan berefek pada meteran PLN yang akan melambat karena ada suplai listrik dari sistem GTI (dalam rumah), ini sebabnya kenapa saya memilih sistem Grid Tie.

Di luar negeri, malah orang ramai-ramai membuat sistem GTI secara besar, atau melebih kebutuhan rumah mereka, kenapa?
Karena kelebihan produksi GTI akan diganti oleh pemerintah.
Saya tidak begitu berharap seperti di luar negeri masalah GTI ini, tapi setidaknya meterannya akan berlaku seperti normalnya meteran listrik, atau meteran listrik saya dulu sebelum diganti dengan meteran baru.

Nah sekarang kita bicara mengenai Meteran PLN yang ganas menipu rakyat ini…
Dulu pada tahun 2013 saya mempunyai GTI sebesar 1000W, dan meteran listrik rumah saya masih model lama.
Saya mencoba GTI hasilnya memuaskan, pada waktu dihidupkan, peralatan dirumah jika tidak ada yang hidup maka meteran akan langsung mundur sesuai dengan kwh yang saat itu lagi dihasilkan oleh solar cell.
Pada tahun 2014 meteran pln saya diganti dan kebetulan saya sudah membeli Grid-Tie inverter yang berkapasitas besar dan mahal 11000W buatan Jerman.
Dan kebetulan juga saya memasang jaringan baru dengan meteran prabayar untuk di kantor sebesar 3600W.

Karena saya sakit beberapa bulan terakhir karena keseleo berat yang memaksa saya istirahat total selama 2 bulan lebih, maka saya tidak sempat mengecek peralatan saya dengan meteran baru, akhirnya hari ini saya walaupun memakai alat bantu jalan mencoba mengetest grid tie inverter saya ke meteran baru.

Hasilnya sangat mengejutkan, ternyata meteran PLN baik yang pasca ataupun prabayar yang semuanya tipe baru, jika dipasang GTI semua tidak ada gunanya.
Walaupun tidak ada pemakaian dirumah, dan GTI lagi memproduksi listrik secara penuh tetap saja meteran PLN berlaku seolah-olah sedang dipakai atau bergerak maju seolah daya yang diambil dari tiang PLN, padahal saya lagi menyumbang listrik keluar rumah….GILEEEEEE….

Kejadian ini jika pada meteran pascabayar normalnya (pada tampilan meteran) jika GTI sedang menghasilkan daya:
Nilai KWH yang terpakai menghitung mundur misalnya dari 99999.5 menjadi 99999.4 dst.
Saat ini yang terjadi pada meteran gila pln yang baru, meteran tetap bergerak maju, misalnya dari 99999.5 menjadi 99999.6 dst.

Kejadian ini jika pada meteran prabayar harusnya (pada tampilan meteran) jika GTI sedang menghasilkan daya:
Nilai stok KWH misalnya 98.4, maka harusnya nilai stok kwh akan bertambah menjadi 98.5 dst.
Saat ini yang terjadi pada meteran gila pln baru, meteran tetap bergerak maju atau Stok KWH berkurang, misalnya dari 98.4 menjadi 98.3 dst.

Meres rakyat ga tuh namanya? Saya yang nyuplai daya keluar meteran, tapi meterannya ngitung seolah-seolah saya lagi memakai daya dari tiang listrik pln….

Menurut saya ini meteran request dari Petinggi PLN agar dibuat seperti ini, dibuat seperti siap untuk membalikkan input dan output jika ada daya dari dalam rumah yang mensuplai keluar meteran….

Sedangkan  “kepintaran” meteran yang diakali oleh PLN menurut saya:

Meteran lama: input meteran (dari tiang listrik) tetap sebagai input, dan output (beban di rumah) tetap sebagai output, sehingga jika ada arus yang mensuplai dari arah output, maka meteran akan mundur.

Meteran baru: input meteran (dari tiang listrik) bisa berubah sebagai output, dan output (beban di rumah) bisa sebagai input, sehingga jika ada arus yang mensuplai dari arah output (dari rumah), maka meteran menswitch proses ini, jadi angka pemakaian tetap BERGERAK MAJU.

Apakah PLN takut melihat rakyat mampu memakai solar cell mengingat harga solar cell yang tiap tahun menurun terus.
Saya membeli solar cell mungkin dari 7 tahun lalu, waktu itu kalau tidak salah harga /watt sekitar 75rb, saat ini harga perwatt setidaknya sudah menyentuh harga 12-15rb, jelas sepertinya ini akal-akalan Oknum petinggi PLN.
Mereka tidak bodoh, mereka pasti mempelajari nilai solar cell /watt yang setiap tahun semakin mengancam pendapatan PLN.

Terlebih masalah membangun solar cell itu bisa dicicil…hari ini kita beli 500W, besok bisa ditambah…sangat flexible…

Jika begini, PLN sama saja mengakali rakyat agar tidak terpicu untuk memakai solar cell, anti green energy, dan membuat negara justru merugi terus menerus, memeras uang rakyat.

Atau adakah cara menukar meteran PLN yang tidak support dengan sistem ini menjadi support dengan GTI?
Komplain ke PLN, kayaknya cpd… males…dari dulu kalo nanya pegawai  pln yang melayani komplain biasanya jawabannya bikin kesel…

Pertanyaan besar saya, kenapa PLN ini mengganti Meteran berjenis seperti ini jika ada meteran lain yang normal seperti dulu?

Saat ini saya memakai 2 meteran, Pasca no id 141000054770 dan Prabayar no id 56400752889.

Mudah-mudan ada Pejabat PLN yang masih berhati nurani yang bersih yang memperhatikan video ini dan mengganti meteran-meteran pelanggan dengan yang support dengan Green Energy.

Update:

Akhirnya saya menemukan rumah yang masih menggunakan meteran yang belum diakali oleh PLN.
Ini hanya pengetesan, tidak dipasang permanen, hanya untuk mengetest saja…karena bukan rumah saya…

Yang saya perlukan sederhana saja, bagaimana memasang sistem seperti ini agar di approved oleh PLN?
Jika ada caranya beritahu saya caranya step by step…?
Karena bahkan Dirut PLN Pak Nur (Dirut Sampah, yang sekarang telah di tangkap KPK) saja pernah menjanjikan saya untuk memasang meteran export import kepada saya, tapi sampai saat ini belum ada realisasinya…
Bukannya semakin banyak rakyat yang memasang semakin membantu PLN…mengurangi kerugian pln setiap tahun…hehehe

Anehnya proses meng-upgrade meteran saya tidak ketemu caranya di website PLN….
Untuk ukuran PLN yang rugi terus rasa-rasanya ada rasio yang ga masuk akal.
Misalnya PLN jual listrik ke rakyat…
Modal besar untung besar itu biasa…yang PLN ini dapet Modal besar dari Negara…tapi rugi terus tiap tahun…hehehe…
Jual KWH misalnya 1000 rupiah kepada rakyat…
Ibarat PLN mau untung besar, kenapa tidak segera menerapkan sistem ini, misalnya mengumumnkan siapa yang pasang PLN berani beli 500 rupiah saja…lah beli 500 saja tidak berani…

Atau Ibarat kita pedagang, jualan beras 1000 rupiah per kg, dengan keuntungan 200 rupiah artinya modal kita 800 bukan?
Lalu beras kita ditawar pembeli…700 rupiah, maka kita akan berkata tidak bisa…kepada calon pembeli tersebut..atau bahkan berkata kepada pembeli: Pak beras ini modalnya 800, untung saya hanya 200 rupiah…
Lalu jika kita di tembak calon pembeli dengan kata-kata: Pak penjual…apakah bapak mau jika saya jual beras yang sama persis 500 rupiah?
Pedagang normal jelas mau…pedagang yang bohong dengan modalnya umumnya plintat plintut…ngeles sana ngeles sini…

Secara Basisnya sistem ini tidak ada hubungan dengan sistem meteran hitung digital, prabayar, kecuali yaa satu tadi…sistem ini tidak akan jalan jika meteran listrik yang model piringan sekalipun tapi sudah di Akali tadi…walaupun sistem yang afdolnya adalah dengan meteran ekspor impor…
Memasang meteran satu arah itu Ibarat, membunuh nyamuk dengan bazooka…apakah efektif?

Banyak bacot bacot bertebaran dari orang-orang yang tidak percaya…
Bahkan beberapa orang PLN yang menasehati hal teknis kepada saya..bahwa ini bulshit..atau nasehat-nasehat teknis sampah lainnya…

Untuk pembacot sampah yang ada di video link ini
Saya tidak perlu nasehat teknisnya, saya bukan engineer electro…saya cukup mengerti dengan yang saya kerjakan karena sebetulnya saya ngoprek elektronika sejak sebelum TK dan sampai sekarangpun tetap hobi dengan elektronika…dan sudah menjadi tipikal saya…saya bukan penyembah uang, saya punyai duit 1000 berani beli barang 1000, bukan artinya sok banyak duit…tapi artinya uang tidak begitu saya pikirkan untuk membeli yang saya sukai…walaupun saya dalam keadaan paceklik…juga mencari uang straight ke end user…ga kerja dengan pemerintah yang umumnya harus tangan dibawah dulu baru dapet duit…hehehe…
Daripada pembacot sampah yang sok pinter…punya duit 1000 mau beli barang seharga 10 saja kalkulasinya 1000x puter puter…atau bak lulusan MIT yang telah berhasil membuat projek listrik tenaga nuklir di kapal induk…padahal nantinya bekerja di perusahaan yang selalu rugi terus menerus…artinya sampah…artinya ikut menjadi benalu…kok modal besar, hidup di negara yang sangat kaya dimana semuanya ada…hasinya cuma rugi…dan yang pasti yang saya utarakan ini fakta…