Banyak sekali cara untuk menaikkan harga akik…bahkan membawa-bawa hadis atau agama agar batu akiknya atau agate yang notabene batu semi mulia bukanlah batu mulia yang bertujuan membumbungkan harganya setinggi langit.

Harga selangit itu mempunyai suatu dasar atau basis perhitungan yang mudah dimengerti oleh siapapun, baik ahli gemology atau orang biasa yang berpengalaman, atau orang biasa yang dibekali sedikit pengetahuan mengenai batu mulia dan semi mulia.

Lalu apa dasarnya jika batu (akik agate) yang banyak ditemui dimana-mana, selangkah ke depan rumah ketemu akik, selangkah ke belakang rumah ketemu akik begitupun kiri dan kanan rumah?

Bukan berarti kami tidak menyukai akik, kami bahkan menjual akik, tetapi kami mempunyai beban moral jika akik itu harus kami letakkan pada harga mahal atau meletakkannya pada rombongan batu mulia.

Karena semua batu-batu cincin baik mulia ataupun semi mulia mempunyai porsi pada tempat dan harganya masing-masing.

Terlalu banyak pada pengalaman kami menjual batu cincin termasuklah akik, dimana dulu mereka membelinya batu yang hanya 10-100 carat (10 carat = 2 gram) berjuta-juta, ingin menjualnya kembali karena bosan dan lain hal seharga berjuta-juta tetapi ditawar orang lain hanya beberapa puluh ribu saja…
Bagaimana tidak, kami saja menjualnya pada angka 50 ribu rupiah s/d 200 ribu rupiah (bukan us dolar) yang berukuran raksasa untuk di jari (ratusan carat).

Membeli batu akik sebesar puluhan carat (besaran batu cincin umum) dengan harga berjuta-juta sangatlah mengarah ke pemborosan, bagaimana tidak itu disebut suatu pemborosan, karena orang-orang diluar negeri menjual batu akik itu sangatlah murah, hanya di Indonesia akik itu berharga mahal.

Buktinya, kami tidak mampu membeli akik dari pedagang lokalan, maka kami meng-import akik yang jauh lebih murah dan bisa menjualnya disini dari china, thailand, india dan amerika, karena mereka bangsa yang melek, bangsa yang bisa menempatkan mana porsi yang tepat untuk batu mulia (yang berkualitas rendah dan tinggi) dan mana porsi yang tepat untuk semi mulia terlebih akik.

Baca juga lebih lanjut mengenai Batu MULIA dan Semi MULIA.

Baca juga lebih lanjut mengenai Batu Cincin Nabi Adam.

Baca juga Batu Akik seharga 1 trilyun

Baca juga Khasiat Batu Akik, Quartz dll

Baca juga Bea Export batu akik jika anda ingin menjualnya ke luar negeri

Sumber tulisan dibawan ini dari:
http://www.konsultasisyariah.com/hadis-palsu-seputar-akik/

Dibawah ini contoh-contoh hadis palsu mengenai batu akik.

Sekarang lagi musim demen batu akik, hingga dijual dg harga jutaan. Katanya cincin akik punya fadhilah khusus. Apa itu benar?

Dul Hadi, Jatim

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Terdapat banyak hadis yang menyebutkan keutamaan cincin akik, namun semuanya tidak shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias palsu. Berikut diantara hadis-hadis tersebut,

Hadis pertama,

تختموا بالعقيق فإنه مبارك

Pakailah cincin akik, karena akik itu diberkahi

Hadis kedua,

تختموا بالعقيق فإنه ينفي الفقر

Pakailah cincin akik, karena cincin akik mengurangi kefakiran.

Sebagian ulama menjelaskan, maksudnya, ketika seseorang memiliki akik, kemudian dia membutuhkan uang, dia bisa jual akiknya. Sehingga dia tidak harus berutang.

Hadis ketiga,

تختموا بالعقيق فإنه أنجح للأمر واليمنى أحق بالزينة

Pakailah cincin akik, karena akik membuat sukses urusan. Dan tangan kanan lebih berhak untuk diberi perhiasan.

Hadis keempat,

تختموا بالعقيق فإن جبريل أتاني به من الجنة وقال لي يا محمد تختم بالعقيق وأمر أمتك أن تتختم به

Pakailah cincin akik, karena jibril mendatangiku dengan membawa akik dari surga. Beliau berpesan, ‘Hai Muhammad, pakailah akik, dan perintahkan umatmu untuk memakai cincin akik.’

Hadis kelima,

تختموا بالخواتم العقيق فإنه لا يصيب أحدكم غم ما دام عليه

Pakailah cincin-cincin akik, karena kalian tidak akan pernah merasa sedih selama memakai cincin akik.

Hadis-hadis di atas disebutkan oleh al-Ajluni dalam kitab Kasyf al-Khafa, yang hampir semuanya beliau komentari: ‘Maudhu’ (Hadis palsu). Hingga beliau menyebutkan kesimpulan yang disampaikan al-Uqaili tentang masalah hadis akik,

لا يثبت في هذا عن النبي صلى الله عليه وسلم شئ

Tidak ada satupun hadis shahih tentang akik dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Kasyf al-Khafa, 1/300).

Untuk itu, bagi anda pengagum akik, hindari klaim tentang keutamaan akik dan anjuran memakai akik. Karena hadis yang menyebutkan hal ini statusnya palsu.

Hindari Pemborosan

Barangkali sejarah anthurium berulang. Masyarakat gila tren dedaunan, hingga rela mengosongkan sakunya. Begitu suasana ini hilang akibat diempas kilauan warna-warni daun aglaonema, hilang pula kehormatan anthurium.

Terkadang kita perlu menyadari, mengapa ekonomi kita begitu tergantung dengan tren dan hobi, yang itu umumnya usianya sangat pendek. Dulu kita juga dipermainkan dengan ikan lohan. Anda bisa saksikan, berapa lama masa kejayaan tanaman dan ikan hias itu. Begitu harganya hilang, semua tinggal kenangan dan penyesalan.

Tentu saja kita tidak berharap hal ini terulang untuk komoditas apapun. Sehingga kita hanya menjadi bulan-bulanan komunitas yang tidak jelas. Kita bisa menyadari, berapa lama hobi dan tren bisa bertahan di hati manusia yang sangat rentan dengan kebosanan.

Kita memohon kepada Allah, semoga kita tidak menjadi budak hobi.

Demikian, Allahu a’lam


Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Iklan