Clarity adalah kejernihan.

Pada batu mulia, juga pada sebagian semi mulia seperti kecubung, topaz, spinel, quartz dll, nilai kejernihan inilah sebagai tolok ukur penting untuk qualitas si batu selain warna dll yang akan mengacu ke harganya, terlebih pada batu mulia seperti Ruby Safir Berlian Zamrud, dimana untuk mendapatkan nilai kejernihan yang tinggi harus ditebus dengan harga yang tinggi juga.

Pada GIA, grade suatu kejernihan paling tinggi nilainya adalah FL-IF, lalu VVS1, lalu VVS2, lalu VS1, lalu VS2, lalu SI1, lalu SI2, lalu i1. i2 dan i3.

Nilai clarity dibawah ini mengacu pada penguatan pembesaran (mikroskop/kaca pembesar) 10x, apakah terlihat dengan penguatan tersebut, jika terlihat seberapa banyak kotoran atau inklusinya?

FL-IF = Internally flawless / Sempurna.

VVS = Very very slight inclusions / inklusi yang sangat sangat sedikit.

VS = Very slight inclusions / inklusi yang sangat sedikit.

SI = Slight Inclusion / terdapat sedikit inklusi.

i = imperfect /  ketidaksempurnaan (sudah bisa terlihat inklusinya / kotorannya dengan mata telanjang).

Nilai kejernihan batu
Nilai kejernihan batu
Nilai kejernihan batu
Nilai kejernihan batu

Contoh, diamond dengan berat 1 carat, nilai color D, nilai kejernihan IF, asahan very good berharga sekitar 220 juta, lalu diamond dengan berat 1 carat, nilai color D, nilai kejernihan SI1, asahan very good berharga sekitar 80 juta saja.

Sekarang siapa saja bisa menilai suatu clarity atau kejernihan pada batu mulia atau semi mulia yang jernih diatas, tetapi apakah penilaian kita akan sama dengan penilaian yang diberikan oleh GIA atau AIGS?

Jawabannya, bisa sama, bisa ketinggian, bisa kerendahan, tergantung jam terbang atau pengalaman kita masing-masing dll dll.

Sepengalaman kami, selama kami membeli berlian non GIA dari thailand atau india dimana memonya atau reportnya dari toko saja, ternyata penilaian “clarity” mereka jauh dibawah dari penilaian GIA.

Contoh toko menyebutkan VVS2, ternyata jika dibandingkan dengan Berlian dengan report dari GIA, jangankan menyentuh VS level (dibawah vvs), tapi ternyata pada level SI.

Belum lagi penilaian lain, warna misalnya, asahan misalnya dll dll.

Artinya, standarisasi penilaian dari GIA / AIGS sangat tinggi standard-nya.

Itulah sebabnya pada berlian yang dilengkapi memo dari GIA, rata-rata pedagang berlian tanpa melihat berlian pun mereka sudah bisa memberikan “harga bayangan” tanpa melihat berliannya.

Iklan