Sering sekali kami mendapat pertanyaan seperti diatas, lebih keras ruby safir atau besi atau baja dll.

Ruby Safir (corundum) dia keras jika di gesek, bukan untuk dipukul.
Jika jatuh bisa saja dia pecah jika terkena bagian yang tepat atau pada posisi tidak menguntungkan.

Jika dipukul dengan palu pastilah pecah.

Tapi mata-mata pengasah dari batu, bahkan pengasah pisau ada yang terbuat dari Ruby dan Berlian, dan mereka sangat mudah untuk memotong (dengan gerak putar) logam atau batu-batu lain.

Karena esensinya batu perhiasan mulia dan semi mulia itu adalah:

1: Alami, baik yang berasal dari bahan organik atau mineral.
2: Harus Indah.
3: Harus Langka
4: Harus Tahan (kuat keras).

Semua faktor diatas, adalah faktor yang menentukan.

Itu sebabnya, jika batu batu perhiasan, yang anggaplah sama warnanya, sama jernihnya antara Ruby Safir dibanding batu batu lain (kecuali berlian) maka umumnya Ruby dan Safir jauh lebih mahal.

Karena mereka lebih tahan, lebih kuat, lebih tidak rewel artinya, tidak mudah tergores, dipakai bertahun-tahun dia akan tetap seperti itu. Jika tidak percaya belilah batu cincin yang lembut, yang skala mohs nya dibawah 7 mohs, misalnya batu teratai atau bacan, maka kita harus lebih menjaganya, dipakai ekstra hati-hati, apalagi dipakai dengan sembrono, maka dalam jangka waktu bulanan mereka sudah buram.

Jadi kita akan mengetes faktor ke empat, yaitu harus tahan

Pada video berikut ini, urutannya kami berikan contoh contoh, contoh 1: Mata pisau potong, memotong stainless dari jepit kuku.
Contoh 2: Mata pisau potong yang sama, memotong cincin stainless juga.
Contoh 3: Mata pisau potong yang sama, memotong prehnite atau giok.
Contoh 4: Mata pisau potong yang sama, memotong batu sarang tawon atau teratai atau fossil coral.
Contoh 5: Mata pisau potong yang sama, memotong batu Lapis Lazuli.
Contoh 6: Mata pisau potong yang sama, memotong Turqouise atau batu pirus.
Contoh7: Mata pisau potong yang sama, memotong pengunci batu cincin yang mengikat batu safir.
Contoh 8: Mata pisau potong yang sama, memotong batu safir Alami dengan treatment Glass Filled.
Contoh 9: Mata pisau potong yang sama, memotong batu Ruby Sintetis berkali kali bahkan tidak ada gores sedikitpun.

Contoh 1 s/d 7 semua mudah untuk dipotong, sedangkan pada contoh 8 dan 9, bahkan pada Safir Alami yang sudah kena treatment Glass Filled, bahkan si safir alias corundum bisa dikatakan tidak tergores, apalagi pada Ruby Sintetis.

Jadi video sederhana ini, jelas menggambarkan fakta yang sulit dibantah.

Semua batu itu mahal atau berharga, baik mulia dan semi mulia jika memang  yang indah apalagi Permata.
Semu batu itu akan murah bahkan tidak dipakai orang sebagai perhiasan tubuh, baik dari mulia dan semi mulia jika tidaklah indah.

Namun yang termahal tentulah yang TER atau “paling” dari 4 faktor diatas.

Tujuan penulisan ini hanya berbagi, kami yakin di Indonesia yang tercinta ini, pasti memiliki juga deposit batu mulia yang berkualitas internasional, dan jika kita mengetahui apa itu batu mulia, yang murah, yang mahal bahkan berkualitas heirloom (Pusaka), tentulah akan membuat kita sesama pencinta batu mulia tidak tertipu dalam perdagangan batu secara nasional dan internasional.
Jika ada saran dan pertanyaan mengenai batu, kirimkan pertanyaan anda melalui sms ke 0816-384499 atau whatsapp dengan no +62 816 384499.

Iklan