Karena banyaknya salah pengertian dari konsumen mengenai kata “Sintetis” “sintetik” “Synthetic” terhadap arti IMITASI atau PALSU, maka Federal Trade Comission (FTC Amerika) mengizinkan atau memperbolehkan penggunaan kata lain.

Kata lain tersebut adalah, Lab Grown, Man Made, Lab Created, Lab Grown, atau nama pabrik pembuat sintetik batu tersebut lalu diikuti kata created, contoh “3batu-created”, artinya batu tersebut batu sintetis yang dibuat oleh 3batu, dll.

Bahasa atau kata lab grown adalah bahasa yang di haluskan untuk sintetis dan bukan imitasi atau simulant.

Ooh itu khan di amerika, kita di indonesia!

Laboratorium labarotarium besar di dunia, juga di indonesia seperti Pegadaian, AGL-IGP menilai batu-batuan menggunakan standarisasi dari GIA Amerika.

Contoh video dibawah ini, sample safir atau ruby alami dan sintetis yang mempunyai komposisi kimiawi yang sama, juga kekerasannya dll dll (IDENTIK) dipotong atau digesek dan bagaimana perbandingannya.

Tujuan penulisan ini hanya berbagi, kami yakin di Indonesia yang tercinta ini, pasti memiliki juga deposit batu mulia yang berkualitas internasional, dan jika kita mengetahui apa itu batu mulia, yang murah, yang mahal bahkan berkualitas heirloom (Pusaka), tentulah akan membuat kita sesama pencinta batu mulia tidak tertipu dalam perdagangan batu secara nasional dan internasional.
Jika ada saran dan pertanyaan mengenai batu, kirimkan pertanyaan anda melalui sms ke 0816-384499 atau whatsapp dengan no +62 816 384499.

Iklan