Semuanya bagus, dan tidak bisa saling dibandingkan karena mereka berbeda jenis batunya.

Tetapi jika seandainya kami diberi pilihan gratis, bahkan pilihan zamrud sintetis atau bacan alami?

Kami pribadi memilih zamrud walaupun sintetis, apalagi zamrud alami yang cukup bersih dan cukup banyak kotoran/inklusinya.

Karena bacan atau chrysocolla, baik yang opaque, translucent (sekedar tembus sinar), diluar negeri hanyalah perhiasan murah.

Mencari bacan dalam bentuk cincin susah sekali, yang banyak bacan dalam bentuk kalung-kalung dengan batu bacannya yang besar-besar, karena berlimpah, karena tidak langka, bagusnya sekedar secukupnya saja, maka Praktis menjadi barang murah.

Bahkan jika kami diberi pilihan antara bacan dengan Sungai Dareh (idocrase) saja, tapi idocrase yang cukup jernih, kami akan memilih giok aceh atau idocrase…

Karena sampai saat ini bacan umum, baik yang harganya ratusan ribu sampai yang beberapa puluh juta dijual pedagang batu umumnya, hanyalah batu bacan yang buram, ada yang bilang bacan yang bebas penyakit kronis yang mengkristal sekalipun belum pernah kami melihatnya sejernih kecubung, sejernih idocrase, apalagi sejernih Ruby Safir Berlian.

Contoh dibawah ini, idocrase koleksi kami, yang cukup jernih, sudah cukup jernih, di cutting facet,  harganya masih juga murah, hanya pada kisaran beberapa ratus ribu.

Apalagi ada pilihan bacan dan zamrud, jelas kami akan memilih zamrud, suatu saat butuh uang si zamrud tetap akan dicari orang, sedangkan bacan hanyalah batu musiman, terlebih lagi tidak ada calculatornya.

idocrase sungai dareh, cukup jernih
idocrase sungai dareh, cukup jernih tapi tetap murah.
Iklan