Kami mendapat pertanyaan mengenai video Zamrud Kalimantan dimana ternyata Obsidian…dimana ada yang bertanya kira-kira apakah maksud kami menjelekkan batu dari daerah tertentu?

Terus terang, hal tersebut sangat bertolak belakang dengan semua point-point penting yang selalu kami sampaikan disini.

Justru kami termasuk paling anti membicarakan masalah keindahan batu dikait-kaitkan dengan origin atau daerah asal…
Sebab jika batu punya nyawa atau bisa berbicara, mereka tidak mengenal kalimantan, zambia, africa dll, karena mereka sudah lahir jutaan bahkan milyaran tahun lalu, duluan mereka eksis daripada sekedar suatu nama negara.

Tetapi masalahnya banyak yang “latah” berkata itu batu zamrud kalimantan, bacan dll, sederhananya menurut kami itu suatu ekspektasi berlebihan yang justru akan memalukan kita sendiri dimata dunia…
Bagaimana tidak, mentang2 hijau lalu disebut zamrud, mentang-mentang ditemukan di pulau bacan lalu dinamakan batu bacan, dll…

Faktanya juga, ternyata yang banyak di latah, meng-gembar gemborkan zamrud, atau apapun batunya, dimana FAKTANYA hanyalah kaca alami, atau batu-batu umum dimana terdapat batu yang sama di daerah lain.

Batu menurut kami Anti dengan kesukuan atau ras…justru kita yang sering menamakan batu dengan nama daerah seolah-olah kita mengutamakan suatu Ras tertentu bahkan bisa saja mencerminkan suatu kesombongan, yang tidak sesuai dimana katanya kita memegang adat ketimurah yang rendah hati dll.

Tujuan penulisan ini hanya berbagi, kami yakin di Indonesia yang tercinta ini, pasti memiliki juga deposit batu mulia yang berkualitas internasional, dan jika kita mengetahui apa itu batu mulia, yang murah, yang mahal bahkan berkualitas heirloom (Pusaka), tentulah akan membuat kita sesama pencinta batu mulia tidak tertipu dalam perdagangan batu secara nasional dan internasional.
Jika ada saran dan pertanyaan mengenai batu, kirimkan pertanyaan anda melalui sms ke 0816-384499 atau whatsapp dengan no +62 816 384499.

Iklan