Permasalahan ini sangat santer pada bulan april 2015 ini…terlebih pada batu batu akik berwarna biru, hijau, merah dll…

Banyak sekali yang mempertanyakan kepada kami mengenai akik nya, sungai darehnya, giok acehnya, red raflesia-nya, pucuk pisang-nya dll, apakah asli, apakah diwarnai dll.

Batu akik umumnya itu batu lembut, kurang mengkristal, sangat mudah di treatment pewarnaan…itu sebabnya batu-batu yang kurang mengkristal mudah sekali diwarnai dengan zat kimia dan juga teratment sederhana seperti ini ditemukan pada batu-batu perhiasan yang berumur ribuan tahun lalu…jadi lumrah sebetulnya batu-batu akik itu diwarnai, karena warna umumnya si akik kurang menarik…

Sedangkan untuk treatment dipanasi (low temperature) jarang dilakukan oleh orang…walaupun ada, karena tidak banyak perubahan warna, peningkatan clarity yang akan terjadi pada si akik…sedangkan treatment tersebut membutuhkan biaya tinggi, low temperature (umumnya dibawah 400 derajat celcius) dengan jangka waktu yang cukup lama, beberapa belas jam hingga mingguan.
Sedangkan treatment pewarnaan (DYE) dengan zat kimia lebih murah,mudah untuk mendapatkan warna sesuai keinginan, tinggal dicelupkan kedalam zat kimia, dan zat pewarna meresap kedalam batu tersebut walalupun membutuhkan waktu yang juga lama.

Permasalahannya utama:
Banyak yang belum tahu treatment pewarnaan ini suatu hal yang lumrah, umum atau sudah biasa, bahkan dari jaman-jaman ribuan tahun lalu.
Banyak yang belum tahu juga batu akik dan beberapa variannya yang tidak mempunyai kejernihan yang tinggi itu sudah pasti barang murah tapi membelinya dengan mahal.

Nah jadi permasalahan ini sering ditanyakan orang kepada kami, sewaktu kami tanya berapa waktu belinya?
Mereka umumnya membeli pada harga jutaan rupiah untuk sebuah batu seperti idocrase sungai dareh yang buram, akik yang buram, kecubung yang buram, batu-batu chalcedony seperti hijau pisang, reflesia red, dll.

Jernih disini di indonesia, bisa tembus cahaya itu suatu yang jernih dan sudah berharga mahal.

Padahal itu hanyalah translucent, si batu bisa melewatkan sinar saja, hal seperti ini tidak dihitung orang lagi jika di luar negeri…sedangkan kita disini masih memilah-milahnya dengan pembagian lagi seperti super dll, hehehe…
Pembedaan ini, disini juga menjadi faktor harga…itu sebabnya banyak yang terbeli dengan harga tinggi jika sudah translucent saja dengan harga tinggi, lalu para produsen/pengasah banyak yang mengakali mewarnainya dengan cara sederhana tadi yaitu kimia agar lebih menarik…berwarna dan translucent…hehehe…

Contoh dibawah ini, batu-batu baik dari semi mulia seperti kecubung yang jernih, tidak perlu disinar-sinari dari bawah agar terlihat jernih, tapi cukup terkena sinar penerangan yang standard, lalu kejernihannya dapat terlihat.

kecubung dan kejernihannya
kecubung dan kejernihannya
Blue Sapphire ID 11215 Natural Untreated
Blue Sapphire ID 11215 Natural Untreated
Green Safir Kejernihan
Green Safir Kejernihan

Contoh akik-akik agate dan kecubung yang tembus sinar saja (translucent), yang kami jual pada harga yang sangat murah, tidak perlu dibeli dengan harga beratus-ratus ribu bahkan berjuta-juta untuk batu yang hanya translucent seperti ini.

Akik Kuning Garis Opaque
Akik Kuning Garis Opaque
kecubung amethyst opaque cab
kecubung amethyst opaque cab

Jadi kesimpulannya, batu-batu akik ini batu murah di luar negeri, baik diwarnai ataupun tidak diwarnai, mereka pada level harga yang sama, malah sebagian lebih mahal beberap ribu rupiah untuk yang di treatment pewarnaan.

Tujuan penulisan ini hanya berbagi, kami yakin di Indonesia yang tercinta ini, pasti memiliki juga deposit batu mulia yang berkualitas internasional, dan jika kita mengetahui apa itu batu mulia, yang murah, yang mahal bahkan berkualitas heirloom (Pusaka), tentulah akan membuat kita sesama pencinta batu mulia tidak tertipu dalam perdagangan batu secara nasional dan internasional.

Jika ada saran dan pertanyaan mengenai batu, kirimkan pertanyaan anda melalui sms ke 0816-384499 atau whatsapp dengan no +62 816 384499.

Iklan