Kami bingung menjawabnya karena tidak spesifik, tapi pertanyaannya ini cukup menarik.

Jika sudah membaca tips memilih batu disini, artinya batu-batu perhiasan ada pada jalur harganya masing-masing, karena faktor Kealamian, Keindahaan, Kelangkaan, Kekuatan akan menempatkan posisi harganya.

Jadi pertanyaannya kemungkinan adalah: kenapa ada batu murah dan mahal sekali pada satu batu yang jenisnya sama, kualitasnya sama, tapi harganya beda selangit?

Jika iya, jawabannya menurut kami adalah: Karena faktor pembeli / penjual masing-masing menempatkan posisi batu pada tempat berbeda, bisa menjadi suatu kewajaran dan juga ketidakwajaran.

Contoh, batu topaz umumnya jernih, harganya murah, murahnya karena 99 persen kena treatment parah (radiasi), bisa terjual dengan berat 5 carat dan dengan harga 10 juta rupiah. Bahkan topaz yang tidak kena treatment seperti pink topaz yang mempunyai warna pink yang lemah juga topaz yang  murah.

Ini bagi kami artinya harganya fantastis, tapi tidak ada masalah pada penjual dan pembeli jika suka sama suka, penjual seharusnya sudah menceritakan busuk masamnya si topaz, dan pembeli tidak keberatan dengan harga 10 juta.

Jadi 10 juta itu bisa terjadi karena beberapa faktor dari pembeli, antara lain:

  • Pembeli menyukai warna si topaz dan tentunya mempunyai uang yang banyak.
  • Pembeli tidak begitu mengetahui LEVEL treatment si topaz sudah sangat berkurang kealamiannya.
  • Pembeli tidak begitu mengentahui bahwa si topaz sekelas itu tidaklah LANGKA yang seperti ia bayangkan.

Mari kita ambil contoh lain, di tahun 2015 ini, sebuah Ruby Alami 5 carat, warna Red murni saja tanpa pinkish (tidak usah red blood), Treatment Heated (tidak usah untreated), dengan kejernihan yang tinggi…mari kita anggap eye clean…lalu di tawar oleh pembeli misalnya 5 juta rupiah!
99.999999 persen tidak mungkin didapatkan dengan harga 5 juta (murah).

Jadi penawaran 5 juta itu bisa  terjadi karena beberapa faktor dari pembeli, antara lain:

  • Pembeli menyukai warna si Ruby.
  • Pembeli tidak begitu mengetahui LEVEL treatment si ruby masih sangat tinggi nilai kealamiannya.
  • Bagi Pembeli Ruby sekelas itu tidak LANGKA atau cukup banyak di pasar.

Lalu karena tawaran tidak masuk, atau sangat jauh maka praktis tidak terjadi transaksi.

Karena tidak ada pengepul batu ruby yang mampu mendapatkan kondisi ruby diatas, bahkan jika ia ke tambang ruby sekalipun dengan harga dibawah 5 juta bahkan pada yang belum diasah.

Jadi bagaimana jika ada penjualan ruby sekualitas diatas terjadi seharga 5 juta seperti diatas di tahun 2015 ini?

Kami tidak tahu, terlalu banyak faktornya…
Bisa saja si penjual boleh nemu di jalan dan si penjual tidak begitu mengetahui si ruby itu alami yang berkualitas baik, lalu si penjual menganggapnya itu ruby sintetis (karena sangat jernih), lalu mencoba mencari peruntungan dengan mengatakan itu ruby alami (bermaksud menipu) kepada calon pembeli, lalu terjadi transaksi 5 juta, dan si penjual sangat riang pada penjualan itu karena sudah merasa sangat untung besar, tapi ternyata pembeli lebih untung lagi…

Dan bisa juga karena faktor lain..karena kemungkinannya banyak sekali.

Namun, selama kami berjualan batu, memeriksa batu…dimana ada ruby merah, dimana ada ruby jernih, dimana ada ruby diatas 5 carats, lalu pemilik mengatkan sebelumnya itu ruby alami, dan itu hanya seharga 2,3,4,5 juta ia tebus, 100 persen selama kami periksa adalah ruby sintetis.

Jadi faktor-faktor yang penting sebelum memutuskan membeli batu perhiasan yang mahal adalah:

  • Sudah pasti kita harus menyukainya, jangan sampai rasa suka itu hasil dari pengaruh lingkungan.
  • Harus tahu level treatment yang terjadi sudah seberapa parah?
    karena semakin parah level treatment…si batu memang tetaplah batu alami, tapi nilai kealamiannya semakin berkurang.
  • Jaminan dari penjual mengenai level treatment tersebut walaupun mempunyai memo dari GIA sekalipun.
  • Jangan lupa yang terakhir, harus tahu level kelangkaan si batu tersebut (lihat kasus topaz dan ruby diatas).

 

Iklan