Ada pertanyaan yang dilayangkan kepada kami, mengenai seberapa banyak batu-batu yang kami periksa batunya sesuai dengan harapan pemiliknya, bahwa batu nya bermutu bagus, bahwa batunya setidaknya alami, bahwa batunya tidak ada treatment sama sekali.

Kami sedih menjawabnya, sebab kebanyakan pemilik batu tidak tahu dengan yang mereka beli.

Kami bisa menjawab dari ribuan batu yang sudah kami periksa, 99.999 persen mutunya sebetulnya tidak sesuai harapan pemiliknya, namun kami enggan menyebutkannya.

Misalnya terbeli sintetis Ruby, si pemilik minta diperiksa ASLI BATU atau PALSU (kaca / plastik) lalu kami periksa dan jawab ASLI RUBY saja.

Misalnya terbeli ruby sekedar berwarna pink dengan treatment level yang parah, kami sebut saja itu ruby alami.

Karena kami cukup merasa tidak enak jika pemiknya kecewa.

Fenomena ini, karena ketidak tahuan pemilik yang dimanfaatkan oleh penjual, atau bahkan ketidak tahuan penjual juga.

Batu Ruby Safir yang tidak ada treatment, atau treatment heating only, bahkan yang parah seperti glass filled SEMUANYA di SAMARATAKAN sebagai MURNI ALAMI, bahkan pada level SINTETIS juga sebagian dengan lugas dan tegas menyebutnya ALAMI, hehehe…

Bahkan juga ntah bagaimana ceritanya, ada cerita dimana pemilik mentistimoni kami dengan cerita WARISAN dari buyut, nenek dll yang diambil dari tambang Ruby Safir di thailand, burma dll, lalu kami periksa juga SINTETIS, hehehe…

Dibilang sintetis kurang bisa menerimanya, jika memang yakin hasil dapat dari tambang alam, tentunya tinggal buat saja memo yang berkualitas misalnya dari AGL-IGP yang cukup terkenal secara nasional yang hanya berbiaya 750 ribu anehnya keberatan…padahal dia ber-asumsi batunya seharga milyaran….hehehe…


Itulah yang terjadi disini dan faktanya dari ribuan batu yang kami periksa selama ini, mungkin hanya 1 atau 2 dari seribu batu yang berkualitas baik atau sesuai harapan pemilik.

Iklan