bank sumsel babel sampah
bank sumsel babel sampah

Mungkin ini tipikal bank bank daerah….saya tidak tahu, karena saya punya pengalaman hanya pada bank ini untuk bank daerah…yaitu Bank SUMSEL BABEL.

Bank ini bank sampah, kebijakannya sampah, perusahaannya miskin tetapi serasarasa raksasa microsoft atau google hehehe…..Bank Sumsel Babel ini bukan bank yang dielu-elukan oleh nasabah karena banyak manfaatnya.

Bank ini hanyalah Bank Benalu…dimana orang terpaksa membuka rekening di bank ini….lalu dia berlaku seenaknya mengambil keuntungan bak parasite.

Sebetulnya sudah banyak kejadian di bank ini yang saya alami memberatkan saya, namun kebetulan saya punya waktu di jumat 10 juli 2015, maka saya akan bercerita sedikit mengenai salah satu kenapa bank ini saya sebut Bank Sampah.

Tulisan saya ini tidak akan mengurungkan niat orang yang akan membuka rekening di bank sumsel…karena pemilik rekening disana membuat rekeningnya dahulu pastilah terpaksa…
Jika tidak buka rekening Bank daerah seperti sumsel babel ini, mana mungkin mereka bisa dapat proyek pemerintah…

Hari ini, saya mau mengambil uang, saya sudah feeling ga enak….biasanya hari jumat banyak sekali aturan-aturan sampah yang berlaku pada bank ini…
Seperti bisa ambil uang hanya sekian juta, lebih dari sekian hari kerja berikutnya….miskiiiin miskinnya bank ini, hehehe…
Pas waktu mau tarik duit hanya 20an juta, orang yang kesana membawa buku cheque ditolak…
Karena cheque tersebut tidak cukup….harus memakai surat kuasa dari pemilik rekening…
Waaddduuuh…apa manfaat cheque yaaa?
Gimana kalo saya tidak ada di palembang…misalnya lagi ke hutan dll…

Dooooh…asli nih bank, bank pemulung punya…miskin teramat sangat, mengeluarkan aturan sampah…
Kenapa ga bilang terus terang saja,duit lagi pas-pasan, cuma bisa sekian dan keterus terangan lainnya…

Perasaan saya, saya biasa aja bilang ke orang untuk suatu transaksi yang tidak saya mampu, bilang saya tidak mampu, saya tidak ada duitnya dll dll…

Akhirnya, orang yang bawa cheque kembali ke kantor, buat surat kuasa, dan kembali lagi ke kantor bank sumsel yang ada di Jalan Kapten Arivai Palembang…

Sewaktu sampai di Bank sumsel ternyata baru jam 2an siang lewat sudah tidak terima penarikan….

Sampaaah…sampah….bener-bener sampah masyarakat yang berbaju wangi…mental bandit aah..

 

Iklan