Jual beli berlian sebetulnya lebih sulit, terlebih pada berlian hitam.

Kenapa?

Karena yang diandalkan hanyalah keterangan alami, tapi jangankan pada jual beli berlian, jual beli batu ruby, safir, garnet, amethyst atau kecubung, sebetulnya keterangan sekedar mengatakan Alami itu tidak cukup, jadi apalagi berlian.

1: Pada waktu ingin menjual berlian, umumnya penjual kesulitan menjelaskan kejernihan yang ada pada berlian hitam itu sendiri.
Seberapa jernih berlian itu layaknya pada berlian yang tidal berwarna atau grup berlian yang mempunyai warna D hingga Z dimana umumnya mempunyai penjelasan level kejernihannya.

2: Kepastian Seberapa alami nya si berlian hitam?
Memo pada berlian hitam umumnya hanya menjelaskan Berlian itu alami, tapi tidak menjelaskan treatment yang terjadi pada si berlian, misalnya Untreated dll.

Contoh Untreated, artinya pada waktu berlian itu ditemukan langsung di asah ( untreatred) dan MEMANG BERWARNA HITAM. Atau hitamnya itu hasil treatment diwarnai dengan metode radiasi dan pemanasan?

3: Kenapa di jadikan hitam dimana asalnya tidak hitam?

Umumnya (bukan seluruhnya) berlian hitam itu BERLIAN PUTIH (TIPE BENING) yang sangat kotor dimana kejernihannya rata-rata sudah mencapai opaque (tidak tembus cahaya), yang tidak indah jika langsung dijadikan perhiasan, lalu agar lebih DITERIMA penampilannya, maka si berlian diwarnai hitam dengan metode radiasi dan pemanasan.

Dampak kotornya berlian yang kotor akan terlihat sangat tidak menarik, berbeda dengan safir atau ruby yang transparent atau bahkan hanya translucent…dimana mereka kotor tapi masih enak dipandang…
Berlian dari grup yang berlian tak berwarna yg berkualitas buruk, misalnya berlian berwarna D atau E atau F atau G dst, dimana si berlian mempunyai kotoran yang sangat banyak (di luar negeri dimana berlian yang kotor itu kurang layak menjadi perhiasan) , sehingga sangat tidak enak dipandang maka di treatment dijadikan berwarna hitam.

Seiring dengan meningkatnya kualitas berlian yang di treatment tadi menjadi hitam, si berlian menjadi lebih enak di pandang.
Jelas ada perbaikan harga pada si berlian walaupun dia di treatment, walaupun tidak akan lebih tinggi daripada berlian hitam yang memang hitam dari alam bukan hasil treatment.

Masalahnya memastikan treatment radiasi itu sangat susah, tingkat kepastiannya (diwarnai atau tidak diwarnai) lebih tinggi jika yang membuat memonya dari lab terkenal seperti dari GIA, AIGS, GRS (swiss).

Tingkat kepastian lab lab lain apalagi lab dari indonesia (mohon maaf) kami pribadi sangat meragukannya, dan memang rata rata tidak ada penjelasan masalah treatment di memo yang terjadi pada si berlian hitam.

Jika sekedar memastikan alami atau tidak alami si berlian, di era millenium ini sudah sangat mudah, tanpa perlu berpengalaman puluhan tahun dalam jual beli berlian, hanya dengan modal dibawah 40an juta, kita dalam tempo detik sudah dapat memastikan si berlian asli atau palsu dan jika diketahui berlian asli, maka kita akan menentukan si berlian ini asli alam atau asli sintetis (pabrik yang buat).
Tapi kemudahan dari peralatan yang berharga puluhan juta ini tidak untuk kemudahan memastikan treatment yang terjadi pada si berlian.

Demikianlah dengan tidak bermaksud menjelekkan lab lab yang berasal dari indonesia, tapi saat ini kami hanya sekedar mengungkapkan fakta, dimana sudah beberapa lab yang kami tes telah membuat kesalahan bahkan dari lab yang membuka kursus gemolog pernah kami test dimana mereka menjelaskan salah menentukan jenis suatu batu.
Jadi jangankan menentukan jenis treatment, tapi menentukan jenis batu saja salah, ini dari lab yang juga melayani suatu kursus untuk menjadi gemolog.

Jadi keterangan sekedar alami saja itu tidak cukup, apalagi jika harganya sudah sangat mahal.

Berlian Hitam yang Murah.

Jika si berlian bagi kita murah, bolehlah kita ambil resiko, misalnya pada memo hanya menyebutkan si berlian alami, tanpa penjelasan metode treatmentnya, lalu kita lihat cukup indah bagi kita dan kita anggaplah sudah kena radiasi…

Contoh, kami pernah ATAU rata-rata orang menjual di 2jt-an berlian hitam, dimana pada memonya menjelaskan itu berlian tanpa dilengkapi keterangan mengenai pewarnaan. ATAU jika dilengkapi info treatment disebutkan color enhanced dengan metode radiasi, yaa tidak apa-apa…

Berlian Hitam yang 100 persen alami, dimana tidak ada proses pewarnaan, dan “yang menjelaskannya” itu dengan memo GIA bukan memo dari lulusan GIA pernah kami temui di luar negeri dilepas rata-rata yang berukuran 1 carat pada harga 20an sd 40an juta. Contoh 2 gambar dibawah ini, memo berlian hitam yang tidak ada treatment pada warnanya (alami hitam), dimana dijual pada harga 110jt di salah satu toko di amerika.

gia black diamond memo
gia black diamond memo
GIA 3 Berlian Putih dan black diamond
GIA 3 Berlian Putih dan black diamond

Tapi Jika ada yang beranggapan yang terpenting itu alami, atau sekedar keterangan alami itu sudah menjamin harga si berlian selangit?

Tentu tidak bisa, jika ia sebagai pembeli maka ia bisa saja rugi besar, karena jelas nanti tidak ada orang yang akan membelinya dengan mendapat keuntungan.

Namun jika ia penjual, tanyakan kepadanya berapa harganya dalam 1 carat?

Misalnya 50 juta per carat, atau 20 juta percarat?

Lalu tanya apakah mau membeli berlian hitam yang hanya dilengkapi kata alami dengan harga mari kita katakan 10 juta saja daripada 20 juta percarat?

Sebab pastilah jika ada yang berani memegang statement ini, bahwa cukup baginya si berlian hitam itu alami, tanpa perlu seberapa jernihnya si berlian, apa yang terjadi pada si berlian pada waktu ditemukan sebelum diasah…baginya treatment itu tidak penting untuk diketahui, maka rugilah dia…