Jadi ini cerita berkali-kali…bukan sekali…

Saya mengalami kompalin dari pembeli dalam 6 bulan terakhir ini mungkin sudah 3x.
Komplainnya sama….yaitu kerusakan barang yang dikirim dalam bentuk kerusakan fisik…
Jadi fisiknya secara kasat mata yang memang damage/hancur…
Kalo udah hancur begini…yaa ga mungkin kita komplain dengan Tiki JNE…walaupun di asuransi kan…
Karena, umumnya tipe kerusakan seperti ini, SUDAH KEDULUAN diterima oleh penerima, dan dibuka nanti…
Asuransi pun asuransi kehilangan…dan asuransi JNE tidak jelas…mungkin dulu pake perusahaan lain (pihak ketiga) sekarang kemaruk, macak-macak…asuransi makan sendiri…

Sedangkan aturan aturan jne ini ga salah-salah….bukan maen wanti-wantinya kepada konsumen hanu hini hitu….bak perusahaan Internasional setara fedex dhl….

Barang datang dari Luar Negeri sampai dengan Aman walau jauh lebih sederhana cara bungkusnya….

Lucunya, packaging yang saya gunakan untuk pengiriman dalam negeri…jauh lebih solid waktu saya kirim via JNE….
Jauh lebih sederhana daripada waktu barang itu saya terima dari luar negeri…
Bahkan dengan sistem pengiriman dari luar negeri dengan kode R (register) yang terkenal murah dari post office…semua sehat wal-afiat sampai di tangan saya…walaupun packaging nya asal-asalan…

Jadi siapa yang punya aturan sampah sok ketat…tukang ngancurin barang?

Contoh, tanggal sekian saya dapet order, Magnetic hot stirrer plus thermometer….
Barang ini waktu datang dari luar negeri…lebih sederhana lagi packagingnya…satupun ga ada yang rusak…
Pada tanggal sekian saya kirim via JNE dengan Asuransi…dan packagingnya lebih solid daripada yang saya terima dari luar neger…
Saya merasa ga enak, pembeli nya butuh mendesak, saya kirim dalam tempo beberapa jam sejak di order agar cepat sampai..plus asuransi kehilangan…
Eh ternyata pas sampai di tujuan…saya dapat telpon dari pembeli, bahwa barang ga bisa hidup….
Saya cukup terkejut karena barang di test dahulu sebelum dikirim…
Sayapun tidak bisa menyarankan apa-apa…kecuali dikirim balik…
Setelah dikirim balik…betapa terkejutnya saya…ternyata casing nya bahkan penyok…case sekring patah!
Masyaallah…saya mempunyai pengalaman memaketkan barang sejak tahun 90an….
Rasa-rasanya dengan packaging yang telah ada, jika seandainya saya jatuhkan dari jarak 2 meter saya yakin ga berpengaruh pada alat tersebut…
Saya yakin juga, hal-hal yang menyebabkan kerusakan parah seperti ini pastilah lebih dari sekedar terjatuh…misalnya di injak…karena barang bertumpuk di base jne…ada kemungkinan di injak pada sudut yang tidak menguntungkan…lalu penyok….
Contoh Rumah sekring bisa patah…saya yakin tanpa box sekalipun, sulit mematahkan rumah sekering jika sekedar jatuh…
Kebetulan saya sering membuat casing, dan setelah jadi saya coba lempar-lempar jatuhkan, apalagi rumah sekring yang dari plastik PADAT dan cukup kecil, cukup tahan PANAS, bisa patah…!

Contoh lagi…saya sudah 2x mengalami komplain, kaca mata las autodark yang saya kirim pecah lensanya…
Kaca mata las itu ringan, cukup solid….saya order dari luar negeri hanya memakai kardus tipis pas pasan setiap 1 kacamata..lalu sekitar beberapa pcs diletakkan dalam kantong plastik tipis yang cukup besar, dan dikirim lewat pos dari luar negeri…beberapa kali terima satupun tidak ada yang rusak fisiknya….
nanti kita test…kita lempar paling tidak dari jarak 4 meter keatas….dengan packaging seadanya apakah pecah?

Nah kacamata las ini pada dus aslinya saya tambahi busa…, kotaknya kecil…jadi sulit akan ada di tumpukan terbawah….lalu kota kecil tersebut isinya bisa pecah?

Jadi bagaimana si JNE ini mengHandle barang-barang konsumen?
Berapa gaji pegawainya?
Karena biasanya saya ke kantor JNE (bukan agen)…umumnya muka muka masam karyawan JNE yang kita temui…
Model senyum ramah, memegang barang sepenuh hati seperti di iklan?
Hanya kita-kita yang berpikir naif JNE seperti itu…

JNE senyum taik laah...
JNE senyum taik laah…

Iklan iklan tersebut hanyalah sampah….untuk meraup keuntungan yang besar…

JNE ini sangat CARUT MARUT (dasar sampah) birokrasinya…bak zaman soeharto
Saya juga beberapa kali mengalami barang dimana tujuannya ke alamat saya, tapi ga sampai-sampai….
Setelah saya coba hubungi, ternyata menurut mereka mereka sudah antar, tapi saya ga ada….
Lah Kenapa ga pakai cara SMS untuk memberitahukan permasalahan?
Bukannya SMS lebih pasti sifatnya?
Jika ada kejadian begini…saya pernah penasaran cari no HP kurir , akhirnya saya dapet no HP kurir yang nganter….
Telp ga diangkat…okelah saya juga termasuk agak anti menelpon, lalu saya SMS, 1X PUN belum pernah saya mendapat SMS reply dari mereka….
Luar biasa….metode sederhana via SMS, lebih pasti, tidak mereka lakukan….bener-bener teknologi Neandherthal yang mereka pakai…

Jadi saya tetap bingung kenapa mudah sekali barang-barang ini pecah?

Sengaja mentricky nya PECAH, agar lain kali konsumen memPACKING dengan BOX yang jauh jauh jauh lebih besar, agar keuntungan ganda yang didapat?
Atau Gaji karyawannya ga sesuai dengan level pekerjaannya…?
Sehingga mereka asal-asal-an dituntut pun sulit…
Karena seperti saya konsumen, mau ngomong apa?
Setelah diterima barangnya rusak….
Mau ngomong apa, begitu terima mereka buru-buru menghilang?
Mau ngomong apa, sekalipun di injak-injak oleh mereka, selagi box utuh barang hancur…mereka pasti diatas angin jika dituntut…
Lah wong waktu terima segitulah…mana tahu rusak apa ngga…khan barangnya ga hilang….