pandi - data arrahmah.co.id
pandi – data arrahmah.co.id

Kenapa harus ada arrahmah.co.id padahal arrahmah.com sudah ada dari dulu dan terlebih sudah terkenal?

Ada banyak kemungkinan siapa pemiliknya, bisa memang PBNU, bisa syiah, bisa juga pembenci ISLAM, bisa juga pembenci arrahmah.com, hanya situs Pandi.Or.ID yang bisa membeberkannya dan menghapusnya..

Mendapatkan domain .co.id memang tidak bisa pakai ktp saja seperti domain dot com, harus dgn surat sepeti akte perusahaan dll dll, jika memang PBNU pemiliknya, masyaallah….kenapa menyuarakan yang menurutnya benar menggunakan arrahmah.co.id?

Ini Trik untuk apa?
Kenapa tidak langsung ke website PBNU?
Sepeti Muhammadiyah berdakwah di situs resminya?
Trik trik ini sungguh luar biasa bagi orang awam…
Dengan cara spt ini saja seharusnya sudah bisa mengartikan ada udang dibalik batu….

Cara atau trik yang Aneh bukan?

Bagi mereka tidak aneh…mereka merasa normal, cuma orang lain yang melihatnya jelas kentara seperti lalat terkena api menjelang ajalnya tadi…trik ini sangat kentara…hehehe

Lihat saja yang ditulis pada website itu, mereka tidak bisa membantahnya….karena zakir naik menggunakan al-quran dan Hadits shahih…

Tidak ada satupun yang mampu dibantah, kecuali seperti lalat yang sekarat….

Cara Berdiskusi yang benar.

Apa yang kita lakukan Seandainya ada orang yang menurut kita salah dalam suatu perdebatan? Misalnya 1 + 1 = 3 menurut orang tersebut…

Jika kita merasa benar, Kita akan langsung mengeluarkan bantahan mungkin dalam bentuk rumus-rumus dll…kita tidak akan menyelidik orang tersebut anak siapa, gurunya siapa, latar belakang apa pendidikannya…

Nah bantahan2 yang ditulis pada judul tulisan di website arrahmah.co.id ini, bantahannya bukan mengelaurkan formula2, rumus2 bantahan, tapi menulis siapa zakir naik, beneran sarjana? Beneran murid deedat? Dll dll sebagainya…

Ketidakwarasannya website tersebut sangat kentara terlihat….seperti lalat yang sekarat tadi…

Tapi sangat kentara bagi orang lain…

Biddah Hobbies, .jika disodori Al-Quran dan Syaikh Hadits selalu seperti lalat yang terkena api, seperti helikopter yang ngadat, nagaco, nganar sana nganar sini…nabrak sana nabrak sini….

————

Dibawah ini copy paste dari website lain yang saya lupa mengenai zakir naik, dan ada videonya, sangat berbeda sekali dengan apa yang dituliskan pada situs arrahmah.co.id

 

Zakir Naik

Maka Semua pun Dituduh “Wahabi

Dr. ZAKIR NAIK Berkata : “SAYA PENGIKUT SEJATI IMAM SYAFI’I”

Apa Berarti Beliau WAHABI ??

Dalam sebuah persentasinya, Dr.Zakir Naik sedang menjelaskan Hubungan As-sunnah dan Al-Quran, dalam salah satu contoh yang disampaikannya adalah soal Seputar Gerakan Shalat.

Zakir Naik mencontohkan dalam setiap gerakan shalat (Dari Takbir hingga Salam) haruslah diperkuat/ disandarkan dengan Hadist yang Shahih walaupun bertentangan dengan pendapat suatu Imam Mazhab yang kita ikuti atau ternyata lebih sesuai dengan pendapat Imam Mazhab yang lain.

Begitu pula dengan perkara-perkara yang lain, pendapat Imam Mazhab yang 4 harus dikembalikan ke Hadist yang Shahih dan tidak boleh Fantik Buta terhadapnya.

Dr. Zakir Naik menegaskan :

Kita boleh mengikuti imam mazhab yang mana saja, namun ikutilah keseluruhan termasuk seruan para Imam Mazhab yang 4 untuk kembali kepada Hadist Shahih.

Lalu Beliau mengatakan :

“Saya adalah pengikut sejati Imam Syafi’i” karena jika ada perkataan Imam Syafi’i yang tidak sesuai dengan Hadist Shahih maka saya akan buang pendapat Imam Syafi’i ke tembok.. Kenapa bisa begitu..??

Karena Imam Syafi’i sendiri yang menyuruh begitu, oleh karena saya pengikutnya maka saya turuti.

Zakir Naik melanjutkan :

Saya juga pengikut sejati Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Ahmad bin Hambal karena mereka semua mengatakan untuk kembali ke Hadist yang Shahih.

Catatan :

Imam Asy Syafi’i berkata :

“Jika terdapat hadits yang shahih, maka lemparlah pendapatku ke dinding. Jika engkau melihat hujjah diletakkan di atas jalan, maka itulah pendapatku”

Imam Abu Hanifah dan Imam Asy Syafi’i berkata :

“Jika hadits itu shahih, itulah pendapatku”

Imam Ahmad berkata :

“Barangsiapa yang menolak hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ia berarti telah berada dalam jurang kebinasaan”

Imam Abu Hanifah dan muridnya Abu Yusuf berkata :

“Tidak boleh bagi seorang pun mengambil perkataan kami sampai ia mengetahui dari mana kami mengambil perkataan tersebut (artinya sampai diketahui dalil yang jelas dari Al Quran dan Hadits) “

Imam Malik berkata :

“Seungguhnya aku hanyalah manusia yang bisa keliru dan benar. Lihatlah setiap perkataanku, jika itu mencocoki Al Qur’an dan Hadits Nabawi, maka ambillah. Sedangkan jika itu tidak mencocoki Al Qur’an dan Hadits Nabawi, maka tinggalkanlah”

Siapa yang tak kenal Dr.Zakir Naik…??

Beliau-lah yang telah membuat para pendeta dan aktifis gereja pusing 7 keliling dengan hujjah-hujjah nya… Sampai sekarang belum ada berita apakah ada Pendeta yang berani berhadapan langsung dengan beliau…

Dan sekarang mulai terlihat orang-orang yang pengecut dan tidak bertanggungjawa b mulai menebar fitnah… Setelah Orang-Orang Syiah, sekarang giliran Kristen yang menghembus isu WAHABI kepada Dr.Zakir Naik…!!

Dan apakah kita juga akan ikut-ikutan menjadi seorang WahabiPhobia..?? Takut tanpa sebab..?? Memakan fitnah mentah-mentah..?? Dan bahkan ikut-ikutan mem-fitnah..??

Apakah karena sebab perkataan seseorang “Kembalilah kepada Hadist Shahih” maka kita akan cetetuk “DASAR WAHABI!” kepdanya..??

Kalo begitu jangan hanya tuduh Admin sbg Wahabi… Tuduh saja Dr. Zakir Naik karena beliau yang berkata demikian.. Sedangkan Admin hanya mengutip, dan pula Zakir Naik juga hanya mengutip perkataan para Imam Mazhab… Jadi tuduh saja Imam Mazhab sebagai Wahabi.

Akan tetapi ingat :

Seseorang tidak menanggung beban dosa yang dilakukan oleh orang lain… Dan Admin berlepas diri dari segala urusan Fitnah-Memfitnah.

Semoga menjadi Hikmah – Wallahu A’lam…

Untuk melihat pemilik, pengurus suatu domain Indonesia, silahkan ke:
https://whois.pandi.id/