Saya sering sekali mendapat pertanyaan mengelas ke suatu metal dengan metal apa, misalnya  mengelas aluminium, mengelas tembaga, mengelas perak, mengelas besi, mengelas stainless, mengelas babet dan berbagai macam logam…dengan apa?

Saya akan jawab, tapi saya bukan ahli pengelasan karena cuma hobi saja apalagi ahli metalurgi…yang saya jawab ini hanya sekedar berbagi pengalaman saja…

Paling penting kita ketahui konsep mengelas, sudah pasti “mencairkan dan menyatukan si logam tersebut”, sebab jika tidak sampai mencair setahu saya bukan mengelas tapi menyolder atau brazing (mematri).

Jadi apabila kita ingin mengelas tembaga, artinya mencairkan tembaga tersebut dan disatukan dengan logam yang SEKAWAN dengan tembaga tersebut.

Contoh, tembaga satu grup dengan tembaga itu sendiri, perak, emas, jadi tentulah kita mengelas tembaga dengan tembaga, atau tembaga dengan perak bahkan emas tidak akan bermasalah,…

Jika kita punya media tembaga untuk dilas dan saat itu disekitar kita tidak ada toko yang menjual kawat las khusus tembaga, maka tembaga lain seperti kabel listrik bisa kita jadikan sebagai penyambung….

Begitu juga mengelas aluminium tentunya dgn aluminium, dan saat itu disekitar kita tidak ada toko yang menjual kawat las khusus aluminium tentulah kaleng aluminum bisa kita jadikan sebagai penyambung atau pengisi (filler) nya…

Kawat las aluminium yang dijual dipasaran memang bukan 100 persen aluminum, namun kandungan terbesarnya aluminium, misalnya kawat las aluminium 4043 mengandung 5 persen silikon.

Banyak tujuan pencampuran pada kawat las tadi, misalnya menambah kekuatan dll.,..

Jadi jika kita punya kemampuan mengelas, maksudnya kemampuan mencairkan logam tersebut, jangan raggu-ragu, tentulah kita bisa mengelasnya dengan logam sejenis atau satu grup dengan logam tersebut.

Btw, stainless (banyak tipenya) dan babet (banyak tipenya) pada dasarnya bukan elemen atau unsur, jadi stailess dan babed adalah alloy, campuran dari setidaknya 2 unsur atau elemen…

Tetapi jika kita yakin dengan kandungan terbesarnya tentulah bisa saja kita memakai UNSUR UTAMA sebagai filler nya, misalnya babed dengan aluminium karena kita tahu babet yang kita handle komponen utamanya aluminium…

Jadi silahkan coba saja, misalnya anda mempunyai aluminium yang akan dilas, tentulah bisa dalam keadaan terdesak kita memakai aluminium panci dll…

Jika terlalu berbeda elemennya seperti mengelas aluminium dengan kawat besi atau sebaliknya juga boleh boleh saja untuk di eksperimenkan, namun karena tipe elemennya sangat berbeda maka tentulah hasilnya tidak akan homogen atau tercampur dengan sempurna bahkan mereka sama-sama cair waktu di las, tetapi waktu mengeras tidak saling mengikat…

Demikian, mohon maaf jika ada yang salah…