Kami mendapat pertanyaan yang cukup aneh untuk menghidupkan HHO dengan solar?

HHO generator di tenagai dengan listrik, tentu jika maksudnya dari generator listrik diesel lalu untuk menghasilkan HHO dan akan digunakan untuk men- generate listrik lagi tentunya kurang tepat (malah boros).

Pertanyaan tersebut kurang lengkap….

Jika pertanyaannya apakah HHO bisa untuk menghemat mesin bertenaga solar, tentunya bisa.

Tapi jika kita ternyata membutuhkan genset bertenaga solar untuk menghidupkan sekedar generator hho bisa saja, namun artinya ada konversi “percuma” dari solar ke listrik untuk menghidupkan generator hho, jika akhirnya output hho semata-mata untuk ke mesin bertenaga listrik lain…

Pemasangan hho umum
Pemasangan hho umum

Jadi urutannya > A Minyak Solar dan Mesin Solar > B Dynamo listrik > C Generator HHO > D HHO untuk?

Ingat setiap konversi akan terjadi ketidakefesiensian…artinya ada rugi-rugi…

Contoh pada konversi dari listrik ke generator hho akan ada rugi-rugi panas dll, artinya tidak mungkin efesiensinya sampai 100 persen.

Jika penggunaan HHO untuk menghemat atau meng-efesiensikan mesin kendaraan bertenaga minyak termasuklah si mesin solar itu sendiri, untuk menghidupkan generator HHO tidak dibutuhkan tenaga listrik yang banyak, jadi cukup dynamo set pada mesin itu sendiri yang dibebankan…

Tetapi jika HHO itu untuk menjadi sumber tenaga utama membutuhkan gas HHO yang banyak, artinya juga tenaga listrik yang besar.

Contoh terapan yang menuntut tenaga besar dari generator hho misalnya kita ingin menghidupkan tungku peleburan Api yang gas nya didapat dari HHO dan generator hho dihidupkan dengan generator solar.

Jadi urutannya > A Minyak Solar dan Mesin Solar > B Dynamo listrik > C Generator HHO > D HHO untuk menghidupkan tungku peleburan api bertenaga HHO.

Step diatas tentunya menjadi tidak efesien, jauh lebih baik jika kita langsung shortcut menjadi > A Minyak Solar dan Mesin Solar > B Dynamo listrik > langsung menghidupkan tungku peleburan bertenaga listrik . Kecuali tidak tersedia listrik PLN apa boleh buat…

Atau kita shorcut A Listrik PLN > B Generator HHO > D HHO untuk menghidupkan tungku peleburan api bertenaga HHO, sebab harga listrik PLN masih jauh lebih murah dibandingkan jika kita menghidupkan mesin genset dengan solar.

Sepengetahuan saya HHO jika digunakan untuk sekedar penghematan mesin kendaraan berbahan bakar minyak akan sangat efesien karena listrik yang didapat untuk menghidupkan generator hho cukup dari dynamo set yang sudah terdapat pada kendaraan.

Jadi > A Minyak Solar dan Mesin Solar (diesel) > B Dynamo listrik (yang sudah inc pada kendaraan solar> C Generator HHO > JIKA D HHO untuk menghematkan konsumsi solar itu bisa dan efesien, dimana output hho di injeksi ke intake mesin.

Jadi kembali pada pertanyaan awal si penanya, bergantung kebutuhannya output hho tadi untuk menghidupkan apa?

Saat ini saya tidak ada pengalaman yang banyak pada terapan hho untuk penghematan mesin berbahan bakar minyak, tetapi saat ini saya lebih tertarik output hho untuk lansung dijadikan bahan bakar api sebagai mesin brazing atau soldering dan melebur logam yang ukurannya hanya pada beberapa gram dimana watt nya kecil, jauh lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan minyak atau gas atau tungku peleburan listrik yang independen…