Pada tulisan ini saya mencoba berbagi sesuai pengalaman saya saja selama berkecimpung di bidang perbaikanatau perakitan  peralatan elektronika yang berhubungan dengan aki atau baterai….juga tulisan ini bukan membahas detil teknis yang mendalam mengenai baterai, tapi pengalaman menggunakan aki.

Dan tulisan ini bukanlah promosi suatu merk, dan tulisan ini juga berkaitan dengan pertanyaan yang sangat sering kami terima, kenapa aki saya mereka anu dan ini cepat sekali rusak…

Dan aki yang akan di perbincangkan disini semua yang di maksudkan tipe Deep Cycle.

Pertanyaan terakhir yang kami terima adalah:
Saya baru membeli 1 set peralatan solar cell yang lengkap, belum sempat dipakai 1 bulan, setelah di hidupkan seharian, ternyata perangkat ini tidak bisa mengisi aki atau akinya tidak bisa menyimpan daya.

Perhatikan pertanyaan mengenai belum sempat di hidupkan 1 bulan, tapi sudah tidak bisa di isi akinya…Menurut info dari yang bertanya, aki yang ia pakai merk nya aki GS.

Aki yang baik itu, mampu menyimpan tenaga selama mungkin (jika tidak terpakai tenaganya sama sekali), semakin lama ia bisa simpan semakin baik…tapi tidak ada aki yang bisa menjaga 100 persen waduk tenaga nya selama mungkin…pasti ada kehilangan daya walaupun sedikit…
Tetapi yang saya temui, semakin mahal aki itu maka semakin lama juga ia mempunyai kemampuan menyimpan tenaga pada waktu tidak dipakai…

Saya paling banyak pengalaman dengan aki merk panasonic, sampai saat inipun banyak sekali aki panasonic di rumah saya yang tidak begitu terpakai, atau nganggur dalam waktu beberapa bulan terkapar, tidak di charge, dan mungkin 3 atau 6 bulan baru saya charge lagi… tapi sewaktu saya ingin pakai si aki masih menyimpan tenaga yang banyak….

Yang paling perlu dipahami sebetulnya, teknologi aki tipe deep cycle itu bukan baru…artinya sudah lumrah untuk dibuat bahkan oleh perusahaan kecil. itu sebabnya banyak sekali merk-merk aki yang bertebaran di pasaran…

Sedangkan Komponen utamanya adalah zat kimia, atau kurang lebih komponennya itu itu lah…

Dominasi merk baterai pada tahun 90an 2000an awal kebanyakan didominasi oleh pabrikan besar, seperti hitachi, panasonic dan beberapa merk eropa yang agak jarang kita dengar seperti FIAMM dari Italy.

Karena pada saat ini pembuatan baterai sudah banyak perusahaan kecil yang mampu membuatnya, dan bahkan skala industri rumah tanggapun di china saya yakin pasti ada…mengingat hampir tidak ada lagi yang bersifat sangat top secret…maka semua berlomba-lomba membuat aki…karena mungkin mereka melihat aki salah satu kue yang masih enak dalam bisnis…
Tapi masalahnya saat inipun banyak sekali baterai baterai yang laris di pasaran seperti Hitachi dan Panasonic di palsukan…

Jadi bayangkan saja, membuatnya tidak lagi begitu susah, komponen nya bukan lagi rahasia, tapi yang luar biasa harganya kadang kita temui ada yang banyak sekali bedanya…sehingga kita tergiur untuk membeli yang lebih murah…

Padahal, jika kita pikirkan dengan logika di atas, artinya pastilah ada yang di turunkan kuaitasnya sehingga ia menjadi murah….

Baterai terlama yang saya pakai merk FIAMM (italy), mungkin sudah 10 tahun lebih.

Harga baterai eropa amerika rata-rata 2x sd 4 x lebih mahal dari baterai Jepang.

Sedangkan baterai merk-merk baru dari china dimana merknya mungkin ada ratusan macam, harganya biasanya hanya 50 persen atau 75 persen saja lebih murah dari baterai merk jepang.

Dalam kasus ini, panasonic, yuasa yang pernah saya beli juga rata-rata sudah buatan cina, namun tetap saja panasonic dan berkualitas panasonic.

Contoh baterai tidak karuan buatan cina, saya pernah membeli baterai deep cycle ampere kecil dan tegangan 6 volt merknya lupa, yang jelas baterai murah merk tidak karuan di ace hardware, bahkan 2x semuanya berumur sangat pendek.

Pertama saya beli, dan saya langsung isi, ternyata 2 minggu nganggur saya mau pakai isinya sudah drop hampir 50 persen…
Saya pikir kebetulan cacat pembuatan, akirnya saya beli lagi baterai yang sama…ternyata semuanya rusak pada saat sekitar 2 bulan saya tidak pakai.

Karena baterai deep cycle tidak boleh kosong, dan apabila kosong, maka kemungkinan besar tidak bisa di isi (charge) lagi (rusak)…

Dalam kasus diatas, tidak pernah terjadi pada baterai panasonic kasus seperti ini, 1 bahkan 6 bulan tidak diisi asal tidak terpakai, tentunya si aki akan tetap sehat walafiat…

Bahkan baterai FIAMM italy yang sudah cukup tua bukan baru atau masih fresh, saya pernah tidak charge hampir 1 tahun, dan waktu saya mau pakai, ternyat drop dari 12volt menjadi 6 volt.

Saya tidak yakin baterai china atau merk baterai apa saja yang hanya mengandalkan harga murah bisa berlaku seperti panasonic atau fiamm ini…

Jadi jelas, harga baterai sangat menentukan kualitasnya…

Jangan terpancing dengan baterai merk yang merk nya bukan merk papan atas tapi “DISISIPI” dengan kata-kata misalnya teknologi jerman lah, teknologi amerika lah…dsb…

Saran saya jika ingin hemat, justru lebih baik beli baterai yang sudah terjamin kualitasnya, seperti panasonic, hitachi, bahkan jika ada dana lebih banyak saya sarankan belilah merk baterai orisinil buatan eropa atau amerika, karena memang terlihat lebih mahal, namum masa pakainya sangat panjang…

Bukan disini maksudnya tidak boleh membeli merk cina, boleh-boleh saja jika kita memang kenal betul dengan kualitasnya…

Contoh baterai FIAMM (warna biru)pada pengetesan video dibawah ini: