Action Case camera karena umumnya waterproof atau tahan air (sangat kedap), maka buka tutup casenya cukup merepotkan, terlebih rata-rata action cam itu sendiri baterainya memiliki ampere yang kecil, artinya kita akan sering mengisi baterai dan juga memindahkan hasil copy atau hasil rekaman camera ke komputer…rutinitas ini bener-bener bikin males…kecuali ada asisten pribadi😛

Belum lagi masalah debu, terlalu sering buka tutup case juga sering membuat debu lebih banyak masuk artinya ada penambahan proses membersihkan lagi sebelum di tutup baik membersihkan lensa case dan lensa action cam yang terpegang.

Camera yang saya gunakan mempunyai koneksi wifi, bagi saya tetap saja merepotkan dan tidak cepat untuk lempar file ke pc atau android….

Koneksi wifi paling sering di manfaatkan sebagai monitor posisi pada waktu saya ingin meng-adjust dudukan apakah sudah pas atau tidak saja…

Saya lebih memilih metode langsung tancep dari action camera ke pc.

Tentunya kita hanya perlu sedikit me-modifikasi case action camera juga colokan micro usb.

Jadi, yang saya lakukan, 1 membuat lobang agar usb bisa langsung nancep ke case, 2 menyerut sebagian pelingdung kabel (plastik) usb sehingga bagian yang akan di tancapkan ke action camera melalui case yang cukup tebal bisa nancep samapai ke camera yang ada di dalam case, dan 3 yang paling penting adalah, mungkin akan ada sedikit air jika action cameranyanya kehujanan, tentunya harus kita siapkan saluran air yang cukup memadai.

Saluran air ini juga membuat suara external semakin terdengar, artinya nilai desibel suara yang masuk kedalam case semakin tinggi.

Kerugian Modifikasi ini membuat action camera tidak fully waterproof lagi, mungkin hanya sebatas rain proof…

Saya pribadi lebih memilih cara ini, dan jika tentunya diperlukan case yang fully waterproof jika sekali-sekali saya perlukan maka lebih baik membeli case baru…

saluran air action cam
saluran air action cam
USB action cam diserut
USB action cam diserut