Saya sering kali ketemu teman, kenalan…atau sekedar teman ngobrol…yang mengajak ngobrol mengenai hal yang biasa biasa saja, tapi seolah itu luar biasa.., akhirnya hanya membuat mual, mual dalam arti sesungguhnya….jika membicarakan hal seperti ini terlalu lama….

Semakin kecil suatu kota atau tempat, maka semakin banyak sekali kita temui semacam statement mengenai pejabat yang sangat ordinary atau biasa-biasa saja sebetulnya bagi kita …tapi karena langka terjadi, atau terlalu lama hidup susah tanpa fasilitas yang layak maka sebagian kita menganggapnya menjadi seperti suatu yang extraordinary atau luar biasa…

Padahal jika dinilai dalam bentuk bilangan atau angka, yang mereka kerjakan itu tidak lebih dari nilai Nol, bukannya plus…bahkan cenderung minus…karena kita bukan tinggal di negeri kering afrika…

Ungkapan tersebut yang saya sering dengar kira-kira, semenjak si anu memimpin jalan disini jadi bagus..semenjak si anu jadi anu maka pipa air masuk daerah ini….lah tahun 90an ada pipa air yang masuk di suatu kecamatan di kota palembang menjadi hal yang luar biasa?
Atau tiang listrik yang dibangun disuatu daerah, berkat si anu jadi pejabat, maka tiang listrik bisa sampai ke sini….hahaha….Hehehe…

Lah dari jaman belanda pipa air di tempat saya sudah mengaliri di rumah-rumah….begitupun tiang-tiang listrik kuno masih banyak disekitaran jalan sekanak, talang semut, jalan merdeka..
Kalo ini sudah terjadi di zaman belanda, apalagi di era millenium ini seharusnya….artinya kita mengalami kemunduran yang sangat tertinggal…
Karena kebiasaan kita menjadi sapi perah-lah yang akhirnya menutupi cara berpikir kita yang seharusnya rasional menjadi sebaliknya…

Bahkan ada pejabat juga yang langsung yang mentestimoni dirinya, bahwa semenjak ia menjabat anu maka jalan disini bisa di aspal lagi….hahaha…
Lah kalo ngga membangun, apalagi kalo yang dibangunnya sekedar hal yang biasa-biasa saja, lalu untuk apa ia menjadi pemerintah….
Jika nanti kita ditanya, apakah kita mampu sekedar menyalurkan pipa air, memasang tiang-tiang listrik…dan segala fasilitas untuk kenyamanan rakyat?
Jawabnya, Kita tidak hidup di alam yang miskin itu sudah pasti, jadi bergantung dengan nilai-nilai moral agama yang sudah melekat pada diri kita masing-masing, juga bergantung kebiasaan atau standard hidup kita juga tentunya….juga berdasar definisi dan tujuan kita sewaktu sebelum menjadi dan setelah menjadi pejabat…