Bah, bapak emak (manusia) kita…bahkan Allah pun kita cuekin perintahnya…giliran MUI (Majelis Ulama Indonesia) ngeluarin fatwa base on al-quran, kita (juga manusia) jadi sewot…kita kan manusia bukan setan….?

Alim Ulama para kiyai itu wajib memberitahukan apa yg baik dan benar dalam agama, sebab itu menjadi kewajibannya dan menjadi tanggung jawabnya di akhirat.
Layaknya emak bapak yg mendidik masalah agama kepada kita, karena itu kewajiban mereka…jika tidak mereka akan ditanyai kelak di akhirat jika anaknya masuk neraka karena orang tua tsb yg tidak mengajarkan kepada anaknya.

Jadi memberitahukan itu harus/wajib bagi mereka, soal nanti mau dituruti atau ngga…yaa itu kembali kepada masing2….tetapi tanggung jawab untuk menyampaikannya sudah lepas.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Ini adalah wasiat yang amat berharga yang Allah ceritakan tentang Lukman Al Hakim supaya setiap orang bisa mencontohnya … Kezholiman dan dosa apa pun walau seberat biji sawi, pasti Allah akan mendatangkan balasannya pada hari kiamat ketika setiap amalan ditimbang. Jika amalan tersebut baik, maka balasan yang diperoleh pun baik. Jika jelek, maka balasan yang diperoleh pun jelek” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 11: 55).

Jadi perhitungan sebab akibat akan ada perhitungannya di hari kelak, walau sekecil apapun….

Iklan