Karena pertanyaan ini paling sering kami temui di mana banyak yang bertanya kepada kami untuk memastikan jenis batu, bahkan jenis treatment…tapi hanya menggunakan foto atau video saja lalu menunjukkannya kepada kami, padahal dengan foto atau video sangat tidak bisa memastikan jenis batu…kecuali hanya bersifat menebak.

Kalo ada yang mau mengajak kita taruhan 1 banding 100, atau 1 banding 1000 dengan cara tebak-tebakan dengan kita mengenai jenis batu hanya melalui foto video….kita bisa buatkan dari plastik atau kaca, lalu dimasukkan seperti kotoran…dan diwarnai merah atau kuning dll…lalu saya hamparkan diantaranya dgn ruby safir sintetik, juga yang alami…dan jenis2 lain batu baik itu yang sintetik atau alami…lalu silahkan tebak….rasa2nya kita akan menang telak… : )

Contoh ini bisa kecubung (amethyst) bisa juga safir.

Kecubung Safir Ruby Berlian
Kecubung Safir Ruby Berlian

Jadi tujuan tulisan ini dibuat agar kita bisa cukup yakin bahwa batu yang kita test ini berlian atau batuan lain.. dimana selanjutnya jika mau yakin itu memang berlian tentunya lebih baik dibawa ke lab batu langganan anda…

Jadi memastikan bahwa itu berlian atau bukan, baik yang sudah diasah maupun yang belum.. Karena pada foto atau video semua bisa terjadi mulai dari plastik sampai berlian semua bisa nampak seperti berlian.

Memang untuk menentukan jenis batu…cukup banyak parameternya dan juga banyak alat yang digunakan, Jadi metode ini sebetulnya tidak cukup tepat, contoh kesalahan yang bisa saja terjadi…kita bisa memisahkan berlian atau safir tapi kita tidak tahu diantaranya, yaitu batu moissonite… Di mana kekerasan Ruby safir pada 9 skala moh dan berlian pada 10 moh, tetapi moissonite ada di tengah-tengahnya yaitu 9,5 moh.

Jadi yang akan terlewati di sini adalah pemisahan moissonite, kita bisa membuat kesalahan pada moissonite….

Tapi karena Ruby safir berlian menduduki skala batu perhiasan yang tertinggi kekerasannya , jadi nilai kesalahan dapat diperkecil…

Pada metode ini kita melakukan pengetesan dengan cara hukum alam atau ilmu pasti alam… hanya dengan mengetes kekerasan yaitu saling menggores antara Dua macam batu…

Bahan yang kita perlukan adalah batu safir atau Ruby, seperti pada video ini… baik itu sintetik ataupun yang alami, baik itu yang jernih ataupun yang kotor tidak menjadi masalah…

tetapi pastikan batu tersebut memang benar-benar Corundum (ruby safir).

1. Gores berlian tersebut dengan corundum, cukup dengan tekanan biasa tidak usah keras atau sangat ditekan, tidak juga sangat ringan…

Jika batu yang kita curigai sebagai berlian ini tidak tergores artinya kemungkinan besar dia berlian.

jika batu yang kita curigai sebagai berlian ini tergores dgn mudah… artinya kemungkinan dia bukan berlian…

Catatan, corundum juga bisa digores dengan batu yang dibawah Corundum kekerasannya, tetapi membutuhkan tekanan yang kuat dan lama atau terus menerus, dalam artian batu yang dibawah korundum akan banyak rusak fisiknya, lebih rusak dari korundum itu, walaupun korundum nya tetap tergores…

Proses ini mirip dgn analogi air yang menggerus batu karang… walaupun cuma air lama-lama juga akan tergerus….

2.Sekarang giliran berlian menggores corundum, sama seperti tadi yaitu dengan tekanan yang biasa saja… seharusnya berlian akan sangat mudah menggores corundum….

Jika ia mampu menggores corundum dengan mudah artinya kemungkinan besar batu yang kita curigai sebagai berlian tersebut sesuai dengan dugaan kita, bahwa itu berlian.

Catatan, dalam dunia batu soal kekerasan pada batu, bisa dikatakan sifatnya cukup mutlak, artinya batu yang dibawah kekerasannya dari batu yang lain yang lebih keras, maka batu yang lebih keras sangat mudah sekali menggores batu yang dibawahnya…

Contoh safir sangat mudah menggores ametis atau kecubung walau hanya dengan tekanan yang biasa saja… tetapi sebaliknya kecubung menggores batu safir perlu tenaga yang kuat sekali dan terus-menerus barulah batu safir itu tergores, itu pun masih hanya terjadi goresan yang halus… Tidak sekasar jika safir menggores kecubung…

Video pengetesan nya ada di bawah ini: